AKURAT.CO, Anjali Kirana Junarto mengamankan tiket final tunggal putri turnamen tenis Detec International Junior Championship 2024 usai menyingkirkan unggulan teratas asal Chinese Taipei, Tzeng Mu-Jie.
Bertanding di lapangan tenis outdoor GOR PKPSO Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Jumat (17/5), Anjali yang kehilangan set pembuka mampu membalikkan keadaan usai merebut dua set terakhir dengan skor 4-6, 6-2, dan 6-0.
Kemenangan ini mengantarkan Anjali untuk menantang unggulan dua, Cylova Zuleyka Hukmasabiyya, yang sudah lebih dulu lolos usai menyingkirkan rekan senegara, Shinar Zahra Zhukayna Heriyadi Sunggoro, 6-4, 6-0.
Baca Juga: Jember Gelar Kejuaraan Tenis Junior Tingkat Dunia 11-26 Mei, Diikuti 17 Negara PesertaLaga final besok adalah kali ketiga pertemuan antara Anjali vs Cylova di mana pada dua laga sebelumnya Cylova keluar sebagai pemenangnya.
Kembali bertemu Cylova di partai final, Anjali optimistis bisa mendapatkan hasil terbaik. Apalagi kedua pemain juga sudah sama-sama tahu kekurangan dan kelebihan masing-masing.
"Optimistis bisa dapat hasil yang terbaik di final. Tetap enjoy saja karena sudah saling tahu permainan masing-masing," kata Anjali melalui keterangan yang diterima Akurat.co.
"Sudah dua kali kalah dari Cylova di turnamen ITF Junior di Yogya 2022 & Jakarta 2023. Semoga bisa membalas pada pertemuan ketiga di Jember ini."
Baca Juga: Sebanyak 150 Petenis Junior Ramaikan Sportama Asian Tennis Series 2024Kemenangan pada laga final besok bakalan menambah gelar Anjali di ajang Detec International Junior Championship 2024, turnamen berlevel ITF J30.
Sebelumnya dia sudah lebih dulu menyegel gelar juara di sektor ganda putri bersama Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro.
Pada laga final sektor ganda putri, pasangan unggulan teratas itu berhasil mengatasi perlawanan Tzeng Mu-Jie/Yucheng Tian lewat straight set 6-3, 6-2.
Ini adalah gelar keempat Anjali di sektor ganda ajang ITF Junior, di mana tiga gelar juara lainnya juga diraih saat Bersama Shinar saat tampil di Thailand dan Singapura.
Gelar ganda pada pekan ini terasa istimewa bagi Anjali lantaran dia tidak bisa tampil pada seri kedua karena dia sudah menghabiskan kuota 16 turnamen.
"Ini turnamen ke-16, dan merupakan jumlah maksimal untuk petenis berusia 15 tahun. Setelah ulang tahun ke-16 nanti, saya baru bisa ikut event ITF Junior lagi," katanya menuntaskan.