Utamakan Kesehatan, Aryna Sabalenka dan Ons Jabeur Absen Olimpiade Paris 2024
Leo Farhan | 18 Juni 2024, 18:10 WIB

AKURAT.CO Petenis putri peringkat tiga dunia, Aryna Sabalenka, dipastikan bakalan absen pada pesta olahraga multievent empat tahunan terbesar di dunia, Olimpiade Paris 2024, lantaran lebih mengutamakan kesehatannya.
Sabalenka sebelumnya berhasil memertahankan gelar Australia Terbuka pada Januari lalu, namun harus kalah dari petenis remaja, Mirra Andreeva di babak perempat final grand slam Prancis Terbuka 2024 bulan ini.
Kekalahan ini juga merupakan kekalahan pertama yang diderita petenis berusia 26 tahun asal Belarusia itu, sebelum mencapai babak semifinal turnamen-turnamen besar sejak Prancis Terbuka 2022.
"Saya lebih memilih istirahat sebentar untuk memastikan secara fisik dan kesehatan, saya siap menghadapi (musim) lapangan keras," kata Sabalenka dikutip laman BBC, Selasa (18/6/2024).
Sejatinya, cabang olahraga (cabor) tenis di Olimpiade Paris 2024 rencananya akan berlangsung dari 27 Juli - 4 Agustus di lapangan tanah liat Roland Garros, di mana 22 hari kemudian para petenis akan kembali tampil di ajang yang tidak kalah mendebarkan, grand slam Amerika Serikat Terbuka 2024.
"Dengan semua perjuangan yang saya jalani selama beberapa bulan terakhir, saya merasa harus menjaga kesehatan saya," kata Sabalenka menuturkan.
"Saya membuat keputusan (absen di Olimpiade) untuk menjaga kesehatan saya."
Hal senada disampaikan petenis putri peringkat 10 dunia asal Tunisia, Ons Jabeur, yang juga memutuskan untuk tidak tampil di ajang Olimpiade Paris 2024 lantaran lebih mengutamakan kesehatan.
Jabeur tengah berjuang melawan cedera lutut berulang selama dua tahun terakhir, pemain berusia 29 tahun itu, khawatir bermain di lapangan tanah liat Roland Garros pada Olimpiade Paris 2024 nanti dapat memengaruhi cederanya.
Petenis putri yang tersingkir di babak perempat final Prancis Terbuka 2024 itu sempat menulis di laman media sosial pribadinya bahwa pergantian permukaan lapangan yang cepat dapat memerparah kondisi lututnya.
"Perubahan permukaan (lapangan) yang cepat dan adaptasi tubuh yang diperlukan akan membahayakan lutut saya dan membahayakan sisa musim saya," kata Jabeur.
Gelaran grand slam Wimbledon 2024 (lapangan rumput) rencananya berlangsung pada 1 Juli, diikuti setelahnya Olimpiade Paris 2024 (lapangan tanah liat) pada 27 Juli, yang kemudian dilanjutkan grand slam Amerika Serikat Terbuka (lapangan keras) pada 26 Agustus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








