Akurat
Pemprov Sumsel

Tour De France: Kevin Vauquelin Lengkapi Kemenangan Prancis, Tadej Pogacar Rebut Jersey Kuning

Leo Farhan | 1 Juli 2024, 15:13 WIB
Tour De France: Kevin Vauquelin Lengkapi Kemenangan Prancis, Tadej Pogacar Rebut Jersey Kuning
 
 
AKURAT.CO, Kevin Vauquelin mampu tampil mengesankan dalam debutnya di ajang Tour De France 2024. Pada etape kedua yang berlangsung dengan rute Cesenatico ke Bologna, Italia, Minggu (30/6) setempat, pembalap asal Prancis itu mampu keluar sebagai yang tercepat.
 
Hasil ini melengkapi pencapaian positif para pembalap sepeda Prancis di ajang Tour De France 2024 setelah sebelumnya pada etape pertama Romain Bardet mampu mengamankan kemenangan.
 
Kevin Vauquelin keluar sebagai pemenang di etape kedua Tour De France dengan catata waktu empat jam 43 menit dan 43 detik. Ia sukses setelah melakukan attack secara tiba-tiba dari rombongan untuk menjauh ke depan pada 190 kilometer menuju finis.
 
 
Attack dini yang dilakukan Vauquelin terjadi saat balapan baru berjalan sembilan kilometer meninggalkan titik start di Cesenatico yang dilakukannya bersama sepuluh pembalap lainnya.
 
Namun, saat hampir memasuki garis finis, pembalap yang mampu mengikutinya hanya Jonas Abrahamsen (Uno-X) dan Nelson Oliveira (Movistar). Vauquelin yang punya keunggulan di tanjakan mampu meninggalkan mereka di tanjakan kategori tiga, San Luca, pada 1,9 kilometer sebelum finis di Bologna.
 
Pembalap berusia 23 tahun tersebut cukup emosional dengan kemenangan ini. Pasalnya, ini adalah kemenangan perdana dalam kariernya memenangi etape grand tour paling prestisius di dunia.
 
Di lain sisi, persaingan sengit sudah terjadi di klasemen umum (general classification) walau balapan baru memasuki hari kedua. Tadej Pogacar dari tim UAE langsung merebut yellow jersey (pembalap yang memimpin klasifikasi secara general) dari Romain Bardet.
 
 
Pembalap yang karib disapa Pogi itu tampil ngotot di tanjakan San Luca di mana akselerasi yang dilakukannya tersebut membuat pembalap lainnya keteteran. Hanya Jonas Vingegaard yang mampu menempelnya.
 
Hasil itu membuat klasemen umum langsung berubah di mana Pogacar berada di puncak diikuti Remco Evenepoel dan Jonas Vingegaard.
 
Tanjakan San Luca menjadi kunci Pogacar untuk bisa berada di puncak klasemen umum. Pasalnya, tanjakan tersebut adalah tanjakan final sebelum akhirnya turun dan mendatar menuju garis finis.
 
Setelah para pembalap menghabiskan tenaga sepanjang 186 kilonetee, tidak semuanya mampu menjaga kecepatan saat melintasi tanjakan kategori tuga tersebut.
 
Primoz Roglic dari tim Red Bull-Bora Hansgrohe bahkan sebelum balapan mengatakan bahwa tanjakan San Luca adalah titik krusial yang bakal menentukan hasil balapan.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H