AKURAT.CO, Cabang olahraga panjat tebing mengirimkan empat atlet dengan rincian dua putra dan dua putri untuk berjuang mengamankan medali di Olimpiade Paris 2024 pada Juli-Agustus mendatang.
Mereka adalah Rahmad Adi Mulyono, Veddriq Leonardo, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dan Rajiah Sallsabillah yang bakal tampil di nomor sprint putra dan sprint putri.
Namun, dari keempat atlet yang tampil nanti, hanya Sallsabillah yang tidak dalam kondisi terbaik. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, menyebut bahwa atlet yang karib disapa Bila itu tengah dalam kondisi cedera.
"Bila masih cedera. Jadi kami mohon doanya agar ketika dia memanjat nanti sakitnya tidak terlalu terasa dan dia bisa memberikan performa terbaik," kata Yenny Wahid saat ditemui di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7).
"Dari tahun 2022 sampai sekarang masih (menderita) cedera tulang belakang. Sampai sekarang masih berasa, tetapi (setiap) pertandingan tetap masih semangat."
Kondisi ini juga yang akhirnya membuat FPTI memutuskan untuk mengalokasikan satu tiket ofisial untuk dokter yang khusus mendampingi Rajiah Sallsabillah saat berlaga di Paris nanti.
Dengan game time yang kurang dari satu bulan lagi, Yenny menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa melakukan pemulihan total dan hanya bisa mereda rasa sakit yang dirasakan Bila agar tidak terlalu sakit.
"Saat ini yang bisa kami lakukan adalah me-manage rasa sakitnya, karena tidak bisa (melakukan) tindakan apa pun menjelang Olimpiade Paris. Takut pemulihannya tidak memungkinkan, terlalu singkat," beber Yenny.
Walau harus bertanding dengan rasa nyeri di punggung, kondisi tersebut tidak membuat Sallsabillah menyerah. Dalam kondisi cedera, atlet putri berusia 25 tahun itu bahkan mampu mengamankan tiket kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
"Ia tetap berjuang dan semangat. Itulah salah satu kriteria atlet elite dunia. Dia menunjukkan bahwa memang dia layak berada di level itu karena mental tangguh, bukan hanya fisik," jelas Yenny.
"Kita berharap ketangguhan mental ini bisa dibareng dengan doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia."