Akurat
Pemprov Sumsel

Walau Terpuruk di Proliga, Loudry Maspaitella Sebut Timnas Bola Voli Putra U-20 Dapat Pengalaman

Leo Farhan | 17 Juli 2024, 21:26 WIB
Walau Terpuruk di Proliga, Loudry Maspaitella Sebut Timnas Bola Voli Putra U-20 Dapat Pengalaman
 
 
AKURAT.CO, Manajer Timnas Bola Voli Putra Indonesia U-20, Loudry Maspaitella, menyebut pemainnya sudah dalam suasana kompetisi jelang Asian Volleyball Confederation (AVC) 22nd Asian Men's U20 Volleyball Championship 2024.
 
Diikuti 16 negara peserta, Indonesia akan tergabung di pool A bersama Hongkong, Arab Saudi, dan Australia. Adapun kejuaraan ini akan berlangsung di Jawa Pos Arena dan Gelora Pancasila, Surabaya, Jawa Timur, 23-30 Juli 2024 mendatang.
 
"Per hari ini kondisi pemain atau suasananya sudah dalam situasi kompetisi. Beberapa uji coba sudah kami lakukan di Semarang dan Jogja. Kita lihat ada progress dibandingkan selama Proliga kemarin," kata Loudry Maspaitella dalam sambungan via zoom, Rabu (17/7).
 
 
"Memang (dibandingkan) klub-klub Proliga melihat kami gap-nya terlalu jauh. Tetapi, dari sisi perkembangan pola permainan memang kami kalah telak, tapi banyak pengalaman positif yang dapat kami ambil dari kekalahan tersebut."
 
Sepanjang babak reguler Proliga 2024 kemarin, dari 12 laga yang sudah dilakoni Timnas Bola Voli Putra Indonesia U-20 dengan nama Garuda Jaya tak pernah merasakan satu kemenangan pun. Mereka bahkan hanya mampu meraih satu set dalam kekalahan 1-3 dari Palembang Bank Sumsel Babel.
 
"Berdasarkan uji coba dari klub lokal, sudah banyak perkembangan dari pola permainan, teknik permainan, dan fisik yang semakin membaik, hasilnya akan kita lihat nanti pada tanggal 23," kata Loudry Maspaitella.
 
 
Dalam perjalanannya, tidak banyak bongkar pasang yang dilakukan untuk membentuk Timnas Bola Voli Putra Indonesia U-20 ini. Pasalnya tim ini memang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari untuk menghadapi kejuaraan ini.
 
Proses seleksi sendiri sudah berlangsung sejak 2023 silam saat Kejuaraan Nasional pada Desember lalu dengan menyaring 24 nama yang kemudian dikerucutkan menjadi 18 nama untuk berlaga di ajang Proliga.
 
"Dari 18 nama itu, dalam perjalanan di Proliga, saya sampaikan ke tim bahwa kalau ada peserta di Proliga kelahiran 2005 itu cukup baik, dia berarti ikut seleksi," kata mantan tosser Timnas Indonesia tersebut.
 
"Hal itu kita lakukan salah satunya saat merekrut pemain LavAni. Tapi, kalau dari segi bongkar pasang tidak banyak yang kita lakukan."
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H