Proliga: Sabet Gelar MVP untuk Ketiga Kalinya, Rendy Tamamilang Akui 'Kurang Pantas'

AKURAT.CO, Rendy Tamamilang sukses menyabet gelar individu Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik saat mengantarkan Jakarta Bhayangkara Presisi merebut gelar juara Proliga 2024.
Rendy Tamamilang membantu Bhayangkara merebut gelar juara usai menaklukkan Jakarta Lavani Allo Bank Electric dengan skor 3-1 pada laga yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (21/7).
Kembali menyabet gelar pemain terbaik untuk yang ketiga kalinya di ajang Proliga, pevoli yang kini berusia 29 tahun itu sebenarnya merasa tidak pantas. Menurutnya, masih banyak pemain-pemain muda yang lebih baik darinya.
Baca Juga: Patahkan Ambisi Hattrick Lavani, Bhayangkara Presisi Juara Proliga 2024!
"Sebenarnya saya malu, karena saya merasa tidak pantas. Karena kalau mau bersaing dengan yang muda-muda, saya sudah banyak kurang. Ini yang saya rasa," kata Rendy Tamamilang usai laga.
"Tapi, mungkin kembali lagi ini rezeki. Saya cuma bisa bantu di pertahanan, kalau spike banyak pemain asing kita yang bagus. Jadi ya mungkin rezeki saya hari ini."
Ini adalah gelar MVP ketiga bagi Rendy di ajang Proliga. Sebelumnya dia juga pernah menyabet gelar sebagai pemain terbaik pada tahun 2014 dan 2019 saat masih memperkuat Surabaya Samator.
Baca Juga: Upaya Bhayangkara Presisi Jegal LavAni, Juarai Proliga 3 Musim Beruntun
Pevoli kelahiran Bitung, Sulawesi Selatan, itu baru memperkuat Jakarta Bhayangkara Presisi pada 2023. Namun, di tahun pertamanya dia gagal mengantar timnya merengkuh gelar juara setelah di final takluk dari Lavani.
Tetapi, hal itu bisa dia balas dengan mematahkan tren negatif Bhayangkara di partai final setelah dua laga final sebelumnya selalu kalah atas Lavani di laga puncak Proliga.
"Mungkin cuma (ada) dua hal saja yang ingin saya sampaikan. Pertama saya berterima kasih kepada Tuhan yang sudah membawa kami sejauh ini," kata Rendy.
"Kedua saya mau berterima kasih kepada manajer kami, Kapolda (Kalbar) Pak Pipit yang sudah banyak memotivasi kami. Berkat beliau juga kami memilik mental petarung."
Ini adalah kemenangan pertama Bhayangkara Presisi atas Lavani pada tiga partai final beruntun mereka. Sebelumnya pada musim 2022 dan 2023 Bhayangkara selalu takluk di tangan klub milik mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






