Olimpiade Paris: Novak Djokovic Menangi Duel Akbar, Rafael Nadal Belum Pasti Pensiun

AKURAT.CO, Pertarungan yang paling dinanti di cabang tenis Olimpiade Paris 2024 antara Rafael Nadal dan Novak Djokovic selesai sudah. Nadal harus mengakui keunggulan rival besarnya itu dengan skor 6-1 dan 6-4.
Bertanding di Stadion Roland Garros, Paris, Prancis, Senin (29/7), pertarungan Rafael Nadal dan Novak Djokovic untuk putaran kedua nomor tunggal putra Olimpiade Paris ini bisa dikatakan tak seimbang.
Novak Djokovic yang lebih bugar secara fisik tampil dominan di laga Olimpiade Paris kali ini dengan memenangi set pertama dengan skor 6-1. Situasi berubah di set kedua di mana Nadal menyamakan kedudukan menjadi 4-4 setelah tertinggal 0-4.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Dengan Paha Terbalut, Rafael Nadal Mulai Latihan Ganda Bersama Carlos Alcaraz
Pun begitu, Djokovic kembali kepada ketenangannya dan merebut game kesembilan dan kesepuluh untuk memenangi set kedua dengan skor 6-2 sekaligus memastikan tiket putaran ketiga.
Setelah tersingkir, Nadal masih punya peluang menyumbang medali untuk Spanyol di nomor ganda putra. Petenis berusia 38 tahun ini akan berpasangan dengan jagoan muda Spanyol, Carlos Alcaraz, di nomor ganda putra.
Pun demikian, yang menjadi perhatian publik tenis adalah apakah Nadal memutuskan pensiun pasca tersingkir di Olimpiade Paris. Nadal sendiri memprioritaskan Olimpiade Paris dengan mundur dari Wimbledon tahun ini.
Baca Juga: Novak Djokovic: Saya tidak Selevel Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner!
“Saya sudah mengalami banyak cedera dalam dua tahun terakhir,” kata Nadal usai laga sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Jadi jika saya merasa bahwa saya tidak cukup kompetitif untuk terus atau secara fisik saya tidak siap untuk terus, saya akan berhenti dan saya akan memberitahu Anda. Tetapi saya tidak memikirkan apakah saya pensiun atau tidak setiap hari.”
Khusus untuk olimpiade, Nadal sebenarnya sudah mempersembahkan dua medali emas untuk negaranya. Yakni nomor tunggal putra di Beijing 2008 dan ganda putra di Rio De Janeiro 2016.
Sementara itu, Novak Djokovic sedang mengejar medali pertamanya di Olimpiade Paris. Pesta olahraga terakbar di dunia tahun ini juga berpotensi menjadi peluang terakhir bagi Djokovic.
Di putaran ketiga nanti, Djokovic akan menghadapi petenis asal Jerman, Dominik Koepfer. Adapun Koepfer mengalahkan wakil Italia, Matteo Arnaldi, dengan skor 3-6, 6-2, dan 6-1 di putaran kedua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









