AKURAT.CO, Jalan terjal harus dihadapi Satria Muda (SM) untuk bisa mengamankan tempat di babak final Indonesia Basketball League (IBL) 2024.
Di final, Satria Muda bersiap menghadapi sang rival, Pelita Jaya, pada 1 dan 3 Agustus mendatang.
Satria Muda sempat terpuruk di awal musim. Namun, masuknya Youbel Sondakh sebagai pelatih kepala di pertengahan musim mampu mengembalikan performa terbaik Satria Muda di sisa musim reguler IBL 2024.
"Saya ini beruntung ya, (punya) manajemen bagus, dan tim yang juga bagus," kata Coach Youbel mengenai perannya sebagai pelatih kepala SM dalam jumpa pers di Gold Dragon-Spark, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7).
"Jadi memang di pertengahan musim saya beruntung bisa dapat tambahan pemain bagus. Dari situ bisa dilihat kita berubah, dan saya sangat respek banget dengan apa yang sudah dilakukan oleh tim."
Tiga pemain asing seperti Reynaldo Garcia Zamora, Elgin Cook, dan Artem Pustovyi, masuk ke Satria Muda di fase akhir musim reguler. Sejak saat itu, penampilan Satria Muda berangsur-angsur membaik.
Di tangan Coach Youbel, Satria Muda mampu meraih sepuluh kemenangan beruntun sebelum musim reguler IBL 2024 ditutup.
Tren positif ini bahkan terus berlanjut hingga babak playoff. Satria Muda berhasil menyingkirkan Kesatria Bengawan Solo dengan keunggulan 2-1.
Menyusul selanjutnya kemenangan 2-0 di laga semifinal atas Dewa United Banten yang merupakan tim peringkat pertama klasemen akhir IBL 2024.
Terkait perubahan yang ditunjukkan pasukannya, Coach Youbel mengatakan bahwa ia hanya mencoba mengembalikan rasa kepercayaan diri pemain dan mengembalikan ingatan gengsi sebagai pemain Satria Muda.
"Waktu saya pertama datang, kita lagi down banget. Jadi, selain karena saya beruntung, saya cuma membenahi dari sisi confidence saja sih," jelas Coach Youbel.
"Biasanya kan kalau sudah beberapa kali kalah, confidence turun. Jadi, saya mengemmbalikan kepercayaan diri mereka. Mungkin mereka lupa, dan akhirnya mereka sadar sendiri bahwa jadi pemain SM itu seperti apa."
Sebelumnya, dalam lima laga pertama di musim reguler 2024, SM sudah menderita dua kekalahan, yaitu dari Dewa United Banten dan RANS Simba Bogor. Selanjutnya mereka juga kalah dari Prawira Harum Bandung.
Situasi semakin sulit ketika memasuki periode April hingga Mei di mana SM menelan empat kali kekalahan. Takluk dari Satya Wacana Salatiga, dua kali tunduk dari Kesatria Bengawan Solo, dan sekali kalah dari Rajawali Medan.
Setelah sempat absen di final IBL 2023, Satria Muda akhirnya mampu kembali ke partai puncak.
Bukan cuma itu, pada partai final di musim 2021 dan 2022 Satria Muda bahkan mampu merebut dua gelar juara beruntun dengan mengandaskan Pelita Jaya yang juga lawan yang kembali mereka hadapi di final musim ini