AKURAT.CO, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 yang berlangsung 8-20 September nanti bukan hanya menjadi ajang kompetisi multi event olahraga terbesar di Indonesia.
Event ini juga bakal menjadi tonggak dalam pengembangan prestasi olahraga nasional. Sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah, dalam hal ini Aceh dan Sumatera Utara.
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Surono, menegaskan baik pemerintah pusat maupun daerah telah berkomitmen untuk membangun dan merenovasi berbagai venue serta fasilitas olahraga.
Hal ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang memadai dan berstandar internasional di kedua kota penyelenggara.
"Salah satu bukti nyata komitmen pemerintah adalah renovasi 18 venue di Aceh-Sumut," jelas Surono dalam diskusi bertema 'PON XXI Aceh-Sumut Dorong Prestasi Atlet di Tengah Syariat Islam,' di Jakarta, Rabu (21/8).
Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk menyukseskan PON XXI, tetapi juga untuk memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga lainnya di masa mendatang.
Fasilitas yang telah dibangun ini, nantinya diharapkan bisa terus digunakan untuk pembinaan atlet jangka panjang dan menjadi tuan rumah berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Setiap sarana dan prasarana yang dibangun harus dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk pembinaan dan kompetisi olahraga," ujarnya.
Selain itu, Kemenpora juga memberikan dukungan berupa peralatan olahraga dan teknis. Anggaran yang dialokasikan cukup besar, dengan rincian Rp138 miliar untuk peralatan di Aceh dan Rp101 miliar di Sumatera Utara.
Ditambah anggaran sebesar Rp74 miliar di Sumut dan Rp72 miliar di Aceh yang dialokasikan untuk perangkat pertandingan, termasuk wasit dan juri.
Kemudian Kemenpora juga menyiapkan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk upacara pembukaan di Aceh, sementara Rp40 miliar dialokasikan untuk upacara penutupan di Sumut.