AKURAT.CO, Oleksandr Usyk bakal kembali melakoni pertarungan tinju terbesar dengan menghadapi Tyson Fury untuk yang kedua kalinya di tahun ini.
Oleksandr Usyk belum pernah merasakan kekalahan di atas ring. Paling terakhir dia meraih kemenangan angka atas Tyson Fury untuk merebut sabuk juara dunia WBC pada pertengahan Mei lalu.
Namun, banyak petinju yang mengaku bahwa mereka pernah '"menyakiti" pemilik sabuk WBA, WBC, WBO, dan IBO ity saat latih-tanding.
Hanya saja, tidak ada yang mampu melakukannya terhadap Oleksandr Usyk di atas ring profesional.
Ketangguhan peraih emas Olimpiade 2012 asal Ukraina itu tidak perlu diragukan lagi.
Nama-nama besar petinju kelas berat dunia seperti pemilik sabuk IBF, Daniel Dubois, Derek Chisora, ataupun mantan juara dunia, Anthony Joshua, bertekuk lutut di hadapannya.
Tetapi, salah satu petinju kelas berat asal Afrika, Martin Bakole, mengklaim bahwa ia pernah memberikan kerusakan besar pada Usyk saat keduanya melakoni latih-tanding.
Dia bahkan menganggap penampilannya saat sparring lah yang membuatnya kesulitan untuk mendapatkan pertarungan besar si atas ring profesional. Karena calon lawan tahu betapa mematikan pukulannya.
"Saya tidak berbohong, saya tidak suka berbohong. Saya selalu mengatakan kebenaran. Jika Anda menonton video BOXXER, Anda akan melihatnya," kata Martin Bakole sebagaimana dikutip dari Secoundsout.
"Manajer Usyk datang dari belakang saya dan berkata 'orang ini akan menjadi juara dunia besok.' Karena dia tahu, apa yang saya miliki. Dia ada di sasana saat saya memberi Usyk kesulitan.
"Usyk bahkan tidak bisa menyentuh saya, saya memukulnya dan membuatnya jatuh. Saya menjatuhkannya dengan pukulan ke tubuh. Mereka bahkan mengatakan, dia (Usyk) akan membutuhkan waktu satu minggu untuk pulih."
Bakole juga telah mengumpulkan serangkaian hasil yang mengesankan akhir-akhir ini dengan menghentikan Carlos Takam pada Oktober 2023.
Dan baru-baru ini ia mengandaskan petinju asal Amerika Serikat, Jared Anderson.
Dari 22 pertarungan sepanjang karier profesional Bakole, sejauh ini petinju berusia 31 tahun itu mampu mencatatkan 21 kemenangan di mana 16 kemenangan diraihnya dengan kemenangan KO.
Dia juga mengungkapkan alasan kenapa dia menceritakan kisah sparring-nya dengan Usyk. Padahal, aturan tak tertulis di antara petinju adalah mereka tidak boleh membicarakannya.
"Mereka lupa saya berasal dari Afrika, dan sangat sulit bagi saya untuk menjual tiket pertandingan, jadi saya harus menjual diri saya sendiri," kata Bakole.
"Inilah alasan mengapa saya menerima sparring dengan orang-orang ini, karena setelah sparring dan menyulitkan mereka, orang-orang membicarakan dan mulai mengenal saya.
"Itu adalah risiko yang sangat besar yang saya ambil, karena sekarang tidak ada yang ingin melawan saya karena mereka tahu siapa saya di atas ring."
Bakole bahkan sesumbar pernah dua kali menjatuhkan Dubois dan juga Joe Joyce. Bahkan Anthony Joshua disebut tidak berkutik di hadapannya.
Petinju asal Afrika itu saat ini merupakan petarung peringkat satu WBA dan telah menantang beberapa petarung, termasuk Zhilei Zhang, yang akan menjadi pertarungan epik antara dua petinju dengan pukulan terkeras di divisi tersebut.
Sementara pertarungan selanjutnya untuk Usyk adalah kembali menghadapi Fury pada bulan Desember akhir tahun ini di Arab Saudi.