Iga Swiatek Resmi Rekrut Eks Pelatih Naomi Osaka, Bersiap untuk Final WTA Bulan Depan

AKURAT.CO, Petenis ranking satu dunia asal Polandia, Iga Swiatek, mengumumkan bahwa ia kini berlatih bersama pelatih baru, Wim Fisette.
Adapun Wim Fisette merupakan pelatih asal Belgia yang pernah bekerja dengan petenis elite dunia seperti Naomi Osaka, Kim Clijster, dan Victoria Azarenka.
“Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa Wim Fisette bergabung dengan tim kami,” tulis Iga Swiatek melalui akun X-nya sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.
Baca Juga: Juara di Wuhan, Aryna Sabalenka Kian Dekat Gusur Iga Swiatek di Puncak Ranking WTA
Swiatek, 23 tahun, memilih pelatih berusia 44 tahun tersebut setelah ia berpisah dengan Tomasz Wiktorowksi pada awal Oktober ini selepas berlatih bersama selama tiga musim.
Petenis dengan lima gelar grand slam ini mengatakan bahwa ia merekrut Fisette untuk jangka panjang. Target terdekatnya adalah Final WTA yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, 2-9 November mendatang.
“Seperti yang Anda tahu, saya bersiap untuk final WTA tetapi perspektif saya, seperti biasa, jangka panjang, bukan jangka pendek,” kata Swiatek.
“Saya sudah mengatakan berulangkali bahwa karier saya merupakan maraton bagi saya, bukan sprint dan saya berlatih, bergerak, dan mengambil keputusan dengan pendekatan ini.”
Baca Juga: Setelah 4 Gelar Grand Slam, Iga Swiatek Akhiri Kerjasama dengan Pelatih Tomasz Wiktorowski
Tentang Wim Fisette, Swiatek menyebut sang pelatih adalah orang yang berpengalaman. Ia berharap bersama Fisette bisa mendapatkan awalan yang baik.
“Saya ingin bilang bahwa saya bersemangat dan menantikan bekerja bersama Wim. Dia tampak memiliki perilaku yang hebat, visi, dan pengalaman luas di level teratas tenis,” kata Swiatek.
“Selalu krusial untuk mencoba dan mengenal satu sama lain dengan lebih baik tetapi kami bergerak untuk awalan yang baik dan saya sudah tidak sabar untuk segera berkompetisi.”
Sejak menjuarai Prancis Terbuka pada Juni silam sebagai gelar keempatnya di turnamen tersebut, Swiatek belum lagi menyentuh trofi.
Ia gagal di empat turnamen terakhir di mana dua di antaranya adalah grand slam, Wimbledon dan AS Terbuka.
Posisinya di ranking satu dunia juga rawan digeser oleh pesaing asal Belarusia, Aryna Sabalenka. Adapun Sabalenka berpotensi mengudeta Swiatek selepas menjadi juara di Wuhan Terbuka, akhir pekan lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







