Akurat
Pemprov Sumsel

Iga Swiatek Resmi Rekrut Eks Pelatih Naomi Osaka, Bersiap untuk Final WTA Bulan Depan

Badri | 17 Oktober 2024, 19:05 WIB
Iga Swiatek Resmi Rekrut Eks Pelatih Naomi Osaka, Bersiap untuk Final WTA Bulan Depan

AKURAT.CO, Petenis ranking satu dunia asal Polandia, Iga Swiatek, mengumumkan bahwa ia kini berlatih bersama pelatih baru, Wim Fisette.

Adapun Wim Fisette merupakan pelatih asal Belgia yang pernah bekerja dengan petenis elite dunia seperti Naomi Osaka, Kim Clijster, dan Victoria Azarenka.

“Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa Wim Fisette bergabung dengan tim kami,” tulis Iga Swiatek melalui akun X-nya sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.

Baca Juga: Juara di Wuhan, Aryna Sabalenka Kian Dekat Gusur Iga Swiatek di Puncak Ranking WTA

Swiatek, 23 tahun, memilih pelatih berusia 44 tahun tersebut setelah ia berpisah dengan Tomasz Wiktorowksi pada awal Oktober ini selepas berlatih bersama selama tiga musim.

Petenis dengan lima gelar grand slam ini mengatakan bahwa ia merekrut Fisette untuk jangka panjang. Target terdekatnya adalah Final WTA yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, 2-9 November mendatang.

“Seperti yang Anda tahu, saya bersiap untuk final WTA tetapi perspektif saya, seperti biasa, jangka panjang, bukan jangka pendek,” kata Swiatek.

“Saya sudah mengatakan berulangkali bahwa karier saya merupakan maraton bagi saya, bukan sprint dan saya berlatih, bergerak, dan mengambil keputusan dengan pendekatan ini.”

Baca Juga: Setelah 4 Gelar Grand Slam, Iga Swiatek Akhiri Kerjasama dengan Pelatih Tomasz Wiktorowski

Tentang Wim Fisette, Swiatek menyebut sang pelatih adalah orang yang berpengalaman. Ia berharap bersama Fisette bisa mendapatkan awalan yang baik.

“Saya ingin bilang bahwa saya bersemangat dan menantikan bekerja bersama Wim. Dia tampak memiliki perilaku yang hebat, visi, dan pengalaman luas di level teratas tenis,” kata Swiatek.

“Selalu krusial untuk mencoba dan mengenal satu sama lain dengan lebih baik tetapi kami bergerak untuk awalan yang baik dan saya sudah tidak sabar untuk segera berkompetisi.”

Sejak menjuarai Prancis Terbuka pada Juni silam sebagai gelar keempatnya di turnamen tersebut, Swiatek belum lagi menyentuh trofi.

Ia gagal di empat turnamen terakhir di mana dua di antaranya adalah grand slam, Wimbledon dan AS Terbuka.

Posisinya di ranking satu dunia juga rawan digeser oleh pesaing asal Belarusia, Aryna Sabalenka. Adapun Sabalenka berpotensi mengudeta Swiatek selepas menjadi juara di Wuhan Terbuka, akhir pekan lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H