AKURAT.CO, Milwaukee Bucks keluar sebagai juara Piala NBA 2024 usai mengandaskan perlawanan Oklahoma City Thunder dengan skor akhir 97-81 pada laga final di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu (18/12) WIB.
Giannis Antetokounmpo yang didapuk sebagai MVP Turnamen Piala NBA mampu mencatatkan triple-double. Sekaligus menjadi pencetak angka terbanyak Bucks dengan sumbangan 26 poin disertai 19 rebound dan sepuluh assist.
Kemenangan Milwaukee Bucks di final Piala NBA kali ini juga tidak lepas dari sumbangan 23 poin dari Damian Lillard yang melantai selama 35 menit.
Selain itu, Milwaukee Bucks mampu menghasilkan poin dari 17 lemparan tiga angka sepanjang laga untuk merebut gelar perdana Piala NBA.
"Semua orang melakukan tugasnya. Kami bertahan. Kami bermain baik sejak awal pertandingan hingga akhir," kata Damian Lillard dikutip dari laman resmi NBA.
"Saya pikir itu menunjukkan apa yang telah kami bangun. Saya pikir itu semua terlihat dalam permainan terbesar kami sejauh ini."
Brook Lopez dan Gary Trent Jr masing-masing menambahkan 13 poin untuk Bucks.
Keunggulan 19-5 Milwaukee di awal babak kedua mampu mengubah permainan yang tadinya hanya unggul lima poin menjadi 19 poin di awal kuarter keempat. Sejak itu, Bucks mampu memegang kendali permainan hingga akhir laga.
"Ini hebat, ini hebat untuk tim kami. Kami menjadi lebih baik. Kami tahu kami meninggalkan Las Vegas sebagai tim yang lebih baik. Saya sangat bangga dengan tim ini," kata Antetokounmpo.
Di kubu Thunder, Shai Gilgeous-Alexander keluar sebagai pencetak poin terbanyak dengan sumbangan 21 poin, ditambah 18 poin dari Jalen Williams, juga 16 poin dan 12 rebound dari Isaiah Hartenstein.
Gilgeous-Alexander mengakui timnya tidak dapat menembak dengan baik di laga final kali ini. Mereka bahkan harus kalah 51-15 dari tembakan tiga angka, dan hanya mampu melakukan 34 persen tembakan.
"Kami tidak menembak dengan baik. Namun, itu bukan alasan. Kami pernah menembak dengan buruk dan memenangi pertandingan sebelumnya, jadi itu bukan alasan," kata Gilgeous-Alexander.
Pelatih Thunder, Mark Daigneault, mengakui bahwa timnya sudah melakukan beberapa hal dengan sangat baik.
Menurutnya Thunder mampu mengungguli Bucks di area pertahanan. Namun, dia juga mengakui bahwa pasukannya kesulitan untuk menyerang.
"Jelas, malam ini kami kesulitan dalam menyerang. Kami tidak mencetak cukup banyak poin, terutama di babak kedua, untuk memberi kami kesempatan menang. Namun, kami bisa belajar dari itu dan terus maju," beber Daigneault.
Sebagai informasi, setiap kemenangan, kekalahan, dan statistik dari pertandingan di Piala NBA tidak akan dihitung untuk musim reguler.
Bucks yang sempat terpuruk di awal musim NBA 2024-2025 dengan catatan 2-8 terus melaju sejak saat itu.
Gelar Piala NBA 2024 juga merupakan kemenangan ke-13 mereka dalam 16 pertandingan terakhir, meskipun tidak akan masuk sebagai catatan resmi.
Walau tidak masuk dalam statistik musim reguler, Bucks sejak awal turnamen mengatakan bahwa Piala NBA adalah prioritas mereka. Yang pada akhirnya dibuktikan dengan merebut gelar juara.
"Kami berjuang keras sejak awal. Tidak seorang pun di sini meragukan apa yang bisa kami lakukan. Kami bersatu dan ini adalah hasil dari sebuah tim yang bersatu. Namun, kami masih harus bekerja keras," kata Pelatih Bucks Doc Rivers.
Namun tugas bagi Antetokounmpo dan kolega masih belum berakhir. Ada gelar lain yang harus mereka kejar pada bulan Juni mendatang. Pun begitu, ini tetaplah sebuah trofi yang patut dirayakan.
Di laga selanjutnya, Thunder akan bertandang ke markas Orlando Magic pada Jumat (20/12) untuk melakoni laga lanjutan NBA 2024-2025, sementara Bucks akan bertandang ke markas Cleveland Cavaliers satu hari setelahnya.