Oleksandr Usyk vs Tyson Fury: SugarHill Steward Isyaratkan Fury Senior tak di Sudut Ring

AKURAT.CO, Pelatih Tyson Fury, SugarHill Steward, mengisyaratkan bahwa ayah petinjunya, John Fury, tidak akan berada di sisi sang petinju dalam pertandingan ulang melawan Oleksandr Usyk di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (21/12) setempat.
John Fury berada di sudut dalam pertarungan pertama Tyson Fury vs Oleksandri Usyk bersama pelatih Steward dan Andy Lee yang djuga di Riyadh, Mei silam. Sebelumnya banyak bermunculan kritik dan seruan agar Fury melakukan perubahan soal orang-orang di sudut ringnya.
"Hanya saya (yang akan berada di pojok) dan Andy Lee. Cukup itu saja," kata SugarHill Steward pada latihan terbuka di Riyadh, Rabu (18/12), seperti dikutip dari laman BBC.
Baca Juga: Tinju Dunia Pekan Ini: Tyson Fury tak Pasti Didampingi Ayahnya Lawan Oleksandr Usyk
Kebijakan ini lantaran Fury Senior sebelumnya menginstruksikan arahan yang berbeda dengan apa yang diinstruksikan oleh Steward dan Lee. Hal tersebut dinilai sebagai salah satu alasan kekalahan Fury.
Di pertemuan pertama itu, Fury harus menderita kekalahan split decision usai melewati pertarungan selama 12 ronde sekaligus menjadi kekalahan perdana sepanjang karier tinju profesionalnya.
Fury juga sempat mengatakan di awal minggu ini bahwa dia belum tahu apakah ayahnya bakal kembali mendampingi dirinya di sudut ring usai menderita kekalahan perdana dalam 36 pertarungan.
"Saya tidak tahu. Saya tidak terlibat dalam semua itu," ucap Fury.
Baca Juga: Tak Ingin Kalah di Tarung Ulang Lawan Oleksandr Usyk, Tyson Fury Hindari 'Bergurau'
Namun, petinju berjuluk The Gypsy King ini menargetkan balas dendam terhadap juara dunia kelas berat WBO, WBA (Super) dan WBC, setelah kalah tipis dalam perolehan poin pada pertemuan pertama mereka Mei lalu.
Hal senada juga disampaikan asisten pelatih Tyson Fury, Andy Lee, yang mengatakan bahwa ia juga tidak mengetahui apakah John akan terlibat di sudut petinjunya tersebut.
Sebelum pertarungan terakhir Usyk melawan Fury, John dikabarkan menanduk salah satu anggota tim Usyk pada hari Senin (16/12) sebelum pertarungan. Tetapi minggu ini dia masih belum terlihat di Riyadh.
Terlepas dari kontroversi yang terjadi di sudut Fury, Usyk sendiri adalah juara dunia kelas berat tak terbantahkan pertama selama hampir 25 tahun. Petinju Uktaina itu bahkan rela melepaskan sabuk IBF untuk bisa melakoni laga ulang melawan Fury akhir pekan nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









