IBL 2025 tetap Gunakan 3 Aturan Utama, Termasuk Batas Gaji Pemain Rp10 Miliar Per Tim
AKURAT.CO, Tiga aturan utama Indonesian Basketball League (IBL) musim sebelumnya bakal tetap akan digunakan untuk musim 2025 yang dimulai pada 11 Januari mendatang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) IBL, Junas Miradiarsyah, sebagaimana dikutip dari laman Antara, Jumat (3/1).
Aturan pertama adalah terkait sistem kompetisi kandang-tandang atau home-away. Junas Miradiarysah menyebut bahwa format tersebut sudah sesuai dengan apa yang mereka harapkan untuk IBL 2025.
Baca Juga: IBL 2025 Bakal Makin Sengit dengan Kehadiran 6 Pemain Naturalisasi, Tiga Debutan
"Format kompetisi masih sama seperti musim sebelumnya, karena kami melihat hal itu sudah berjalan bagus dan sesuai target yang diharapkan," kata Junas.
Sementara yang kedua adalah pembatasan total gaji maksimal (salary cap) pemain per musim. IBL dan 14 klub peserta sepakat salary cap satu tim per musim sebesar Rp10 miliar.
Besaran tersebut ditentukan agar bisa menciptakan suasana kompetisi yang lebih imbang dan adil bagi para klub peserta guna mendatangkan pemain-pemain berkualitas dengan kemampuan yang sama.
Sedangkan untuk aturan yang terakhir, Junas mengatakan bahwa hal itu terkait pembatasan kuota atau jatah pemain asing dalam satu tim peserta IBL 2025.
Baca Juga: Cedera Bikin Prince Ibeh Gagal Direkrut Dewa United untuk Arungi IBL 2025
Pada musim lalu, kuota maksimal pemain asing dibatasi sebanyak tiga pemain. Sama seperti salary cap, kebijakan ini diambil juga untuk menciptakan kompetisi yang lebih berimbang dan merata.
Selain itu, Dirut IBL yang sudah menjabat sejak 2019 itu mengatakan bahwa untuk teknis penyelenggaraan pertandingan nantinya akan sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing klub peserta.
Manajemen IBL hanya akan menjaga penerapan regulasi, memberi panduan, dan monitoring (pemantauan). Sebelum musim 2024, IBL menggunakan format atau sistem kompetisi series dari satu kota ke kota lainnya.
Namun, sejak 2024 sebanyak 14 klub peserta Indonesian Basketball League melakoni total 26 pertandingan, dengan 13 kali laga kandang dan 13 tandang pada babak reguler.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








