Menang Atas Reilly Opelka, Jiri Lehecka Jadi Juara Termuda Kedua di Brisbane International

AKURAT.CO, Jiri Lehecka meraih gelar ATP Tour keduanya di ajang Brisbane International yang bergulir di Queensland Tennis Centre, Queensland, Australia, Minggu (5/1) setempat.
Petenis asal Republik Ceko itu mengamankan gelar ATP 250 setelah lawannya, Reilly Opelka, memilih mundur pada set pertama di kedudukan 4-1 lantaran cedera punggung.
Reilly Opelka sebelumnya berhasil menyingkirkan Novak Djokovic di babak perempat final dalam perjalanan ke partai final level tur pertamanya sejak 2022.
Baca Juga: Madrid Terbuka: Daniil Medevedev Mundur, Jiri Lehecka Raih Semifinal Masters 100 Pertamanya
"Tidak pernah mudah untuk menyelesaikan pertandingan dengan cara seperti ini. Saya tahu perasaanmu Reilly," kata Jiri Lehecka dikutip laman resmi ATP Tour.
"Suatu kehormatan melihatmu kembali bermain dan jika tubuhmu mampu, kamu akan berada di sana selama bertahun-tahun lagi.
"Minggu ini merupakan minggu yang luar biasa bagi saya di Brisbane. Senang bisa bermain di Australi."
Lehecka memiliki kenangan indah di Australia setelah mengangkat trofi pertamanya di level tur di Adelaide 12 bulan lalu.
Baca Juga: Djokovic-Kyrgios Gagal Perpanjang Rekor Ganda, Takluk di Perempat Final Brisbane International
Petenis berusia 23 tahun ini adalah juara termuda kedua dalam sejarah turnamen. Juga juara asal Ceko kedua yang bergabung dengan Radek Stepanek yang memenanginya pada 2009.
Dalam perjalanannya, Lehecka mampu menyingkirkan Holger Rune, Yoshihito Nishioka, Nicolas Jarry, dan Grigor Dimitrov. Membawanya naik empat peringkat ke posisi 24 dalam peringkat ATP.
Sementara bagi Opelka, sebelum tampil di Brisbane dia absen di beberapa periode dalam dua musim terakhir karena cedera pergelangan tangan dan pinggul.
Petenis berusia 27 tahun itu berkompetisi di final tingkat tur ketujuhnya untuk mengejar gelar pertamanya di luar turnamen di Amerika Serikat.
"Ini adalah minggu yang hebat bagi saya. Saya menjalani banyak pertandingan hebat," kata Opelka.
"Sayangnya punggung saya bermasalah. Dokter turnamen dan fisioterapis ATP bekerja keras untuk mengatasinya. Tetapi hasilnya tidak cukup baik untuk bertanding."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









