Simona Halep Resmi Pensiun setelah Kalah di Turnamen Pertama 2025 di Negaranya Sendiri

AKURAT.CO, Eks petenis ranking satu dunia, Simona Halep, memutuskan pensiun dari karier profesionalnya. Petenis asal Rumania itu gantung raket pada usia 33 tahun.
Simona Halep mengumumkan pensiun pasca kalah di putaran pertama Winners Terbuka 2025 yang merupakan turnamen yang digelar di negaranya sendiri.
Pertandingan penutup ini dilakukan Simona Halep dengan menghadapi wakil Italia, Lucia Bronzetti, di Cluj-Capoca, Rumania, Selasa (4/2). Halep menyerah dengan skor 1-6 dan 1-6.
Baca Juga: Simona Halep Mundur dari Australia Terbuka 2025 Akibat Cedera Lutut dan Bahu
"Malam ini, saya tidak tahu apakah (keputusan pensiun) ini dengan kegembiraan dan kesedihan. Saya kira dua perasaan itu melanda saya tetapi saya mengambil keputusan ini dengan jiwa saya," kata Halep sebagaimana dipetik dari The Guardian.
"Saya selalu realistis dengan saya dan dengan tubuh saya. Di mana pun (kondisi) saya berada, sangat sulit untuk sampai ke sana (kondisi terbaik) dan saya tahu apa artinya untuk sampai ke sana.
"Itu sebabnya saya ingin datang ke sini hari di Cluj untuk bermain di depan Anda dan mengucapkan selamat tinggal."
Winners Terbuka adalah turnamen pertama yang diikuti Halep di tahun ini. Sekaligus turnamen kelima yang diikuti Halep sejak bandingnya atas sanksi doping dikabulkan pada 5 Maret tahun lalu.
Baca Juga: Australia Terbuka: Ranking 877 Dunia, Simona Halep Dapat Wilcard Bertarung dari Kualifikasi
Halep adalah salah satu petenis paling terkemuka dunia dalam satu dekade terakhir. Ia menduduki posisi ranking satu dunia setelah menjadi runner-up China Terbuka 2017 sekaligus menjadi petenis putri Rumania pertama yang menempati posisi itu.
Ia melengkapi status tersebut dengan meraih grand slam pertama di Prancis Terbuka 2018. Halep menjadi juara turnamen lapangan tanah liat itu dengan mengalahkan petenis asal Amerika Serikat, Sloane Stephens.
Setahun kemudian, Halep merebut trofi grand slam keduanya dengan menjadi juara Wimbledon. Selain karena Wimbledon, kemenangan tersebut terasa prestisius karena Halep mengalahkan petenis legendaris AS, Serena Williams.
"Indah. Saya menjadi nomor satu dunia. Saya memenangi grand slam, itulah semua yang saya inginkan. Hidup terus berjalan, ada kehidupan setelah tenis dan saya berharap kita akan bertemu lagi," kata Halep.
"Saya akan datang ke tenis sesering yang saya bisa dan tentu saja saya akan terus bermain-tetapi untuk bisa kompetitif itu meminta lebih banyak dan pada momen ini (saya) tidak bisa lagi."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








