Akurat
Pemprov Sumsel

Dmitey Bivol Sukses Balas Kekalahan dari Artur Beterbiev, Rebut Gelar tak Terbantahkan

Leo Farhan | 23 Februari 2025, 17:37 WIB
Dmitey Bivol Sukses Balas Kekalahan dari Artur Beterbiev, Rebut Gelar tak Terbantahkan
 
 
AKURAT.CO, Dmitry Bivol sukses membalaskan kekalahannya atas Artur Beterbiev dengan meraih kemenangan mutlak dalam pertarungan bertajuk Riyadh Season di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (23/2).
 
Dalam duel kali ini, Dmitry Bivol mampu menampilkan performa yang luar biasa dibandingkan pertemuan pertama mereka pada Oktober 2024.
 
Petinju berusia 34 tahun itu meraih kemenangan mayoritas dengan skor 116-112, 115-113, dan 114-114 atas Artur Beterbiev.
 
 
Kemenangan ini tidak hanya membalas catatan kekalahan Bivol sebelumnya atas Beterbiev, tetapi juga menjadikannya sebagai juara tak terbantahkan di kelas berat ringan dengan merebut empat sabuk juara.
 
Beterbiev mengakui kekalahannya dan terbuka untuk kemungkinan pertarungan ketiga. Sementara Bivol merasa sangat lega dan puas dengan penampilannya yang lebih tenang dibandingkan sebelumnya.
 
"Saya ingin tampil menekan dari ronde pertama hingga akhir ronde ke-12. Saya menjadi lebih baik. Saya lebih mendorong diri saya sendiri untuk lebih percaya diri, dan lebih rileks. Saya sangat ingin menang hari ini," kata Bivol dikutip laman BBC.
 
Beterbiev sendiri mengomentari kekalahannya dari Bivol dengan sikap sportif. Ia mengucapkan selamat kepada lawannya itu dan tidak ingin membicarakan tentang keputusan yang diberikan juri untuk menghormati hasil pertandingan.
 
Selain itu dia juga menilai bahwa pertarungannya kali ini lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya. Meskipun ia harus menerima kenyataan kekalahan untuk pertama kalinya dalam kariernya.
 
 
Petinju berusia 40 tahun itu juga terbuka untuk kemungkinan melakukan pertarungan ketiga jika diperlukan.
 
"Saya tidak menginginkan pertarungan kedua, itu bukan pilihan saya, tapi tidak masalah. Kami bisa melakukan pertarungan ketiga jika perlu," kata Beterbiev.
 
Pertandingan ini dimulai dengan intensitas tinggi, di mana kedua petinju saling bertukar pukulan. Beterbiev, yang dikenal agresif berusaha mendominasi laga awal dengan pukulan ke arah badan.
 
Namun, Bivol mampu bertahan dan mulai menemukan ritmenya di ronde-ronde berikutnya.
 
Bivol memanfaatkan kecepatan dan footwork-nya untuk mendaratkan kombinasi pukulan yang lebih efektif. Ia berhasil menghindari banyak serangan dari Beterbiev dan secara konsisten memberikan pukulan keras yang membuat lawannya semakin tertekan.
 
Juara tak terbantahkan anyar itu mampu melakukan penyesuaian taktis yang signifikan dibandingkan dengan pertarungan sebelumnya.
 
Ia mampu melepaskan jab yang efektif untuk menjaga jarak dari serangan Beterbiev, serta lebih aktif dalam melancarkan kombinasi pukulan.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H