Akurat
Pemprov Sumsel

Herfesa Shafira Devi Amankan Tiket Piala Dunia 2025 Usai Juarai Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025

Leo Farhan | 1 Mei 2025, 21:43 WIB
Herfesa Shafira Devi Amankan Tiket Piala Dunia 2025 Usai Juarai Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025
 
AKURAT.CO, Pecatur putri junior Indonesia, Master Nasional (MN) Herfesa Shafira Devi, membuat kejutan dengan menjuarai gelaran Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 di Mongolia sekaligus merebut tiket lolos ke Piala Dunia Catur 2025.
 
Catatan impresif tersebut ditorehkan Shafira lewat perjuangan dramatis di babak sembilan atau babak terakhir di Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 yang bergulir di Holiday Inn, Ulaanbaatar, Mongolia, Kamis (1/5).
 
Shafira berhasil mengalahkan pemuncak klasemen dari Mongolia, WGM Turmunkh Munkhzul (2301) dengan kemenangan meyakinkan lewat keunggulan satu perwira Gajah untuk menghentikan perlawanan Turmunkh di langkah ke-44.
 
 
Shafira keluar sebagai juara setelah Khishigbaatar Bayasgalan yang berada di urutan kedua dengan 6,5 poin ditaklukkan pecatur Filipina, WGM Janelle Mae Frayna Filipina. 
 
Sementara pesaing lainnya, WFM Amgalan Enkh Enkhrii yang menempati urutan ketiga dengan 6 poin, menang dari  Hoang Tu Linh Luong (Vietnam). Membuat perolehan poinnya sama dengan Shafira yaitu 7 poin.
 
Alhasil, juara kategori Putri Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 sekaligus peraih tiket lolos ke Piala Dunia Catur harus ditentukan berdasarkan nilai Tie Break. 
 
Sampai dengan babak ke-8 Shafira kalah 40 poin dalam perhitungan nilai Tie Break dari Amgalan dengan 2206 berbanding 2246.
 
Tapi berkat kemenangannya Shafira atas Turmunkh yang mengantongi elo rating 2301 di babak ke-9, sementara Amgalan menang dari pecatur dengan elo rating lebih rendah hanya 1939.
 
Dengan demikian Shafira unggul nilai Tie Break atas Amgalan dengan 2218 berbanding 2208. Hanya terpaut 10 poin.
 
Catatan ini sekigus mengantarkan Shafira menjadi pecatur Indonesia keempat yang pernah lolos ke Piala Dunia Catur setelah Grand Master (GM) Utut Adianto, GM Susanto Megaranto dan Grand Master Wanita (GMW) Medina Warda Aulia.
 
 
Selain berhak atas throphy dan hadiah uang sebesar 1500 Dollar AS serta tiket lolos ke Piala Dunia Catur 2025, Shafira yang merupakan pemain non-unggulan di ajang ini juga sukses menaikkan elo ratingnya secara signifikansignifikan menjadi 2378 dari 1983.
 
Sementara lima pecatur Indonesia lainnya gagal menembus posisi tiga besar. IM Yoseph Theolifus Taher yang sampai babak ke-8 masih berpeluang merebut tiket harus puas menempati urutan 12 dengan 5,5 poin.
 
Sementara IM Nayaka Budhidharma yang sempat tampil bagus di lima babak awal kategori Open harus finish di urutan 16 dengan 5 poin.
 
Kemudian GM Novendra Priasmoro tercecer di urutan 19 dengan 5 poin disusul FM Satria Duta Cahaya di urutan 22 dengan 5 poin. Lalu WIM Laysa Latifah yang bertanding di kategori Putri bersama Shafira menempati urutan 7 dengan 6,5 poin. 
 
GM Tin Jingyao memastikan diri tampil sebagai juara sekaligus merebut satu tiket ke Piala Dunia Catur 2025 yang akan berlangsung di India karena berhasil membukukan nilai Tie Break tertinggi 2394.
 
Posisi runner up yang juga berhak atas tiket kedua di kategori Open diraih wakil tuan rumah, IM Uurtsaikh Agibileg yang unggul nilai Tie Break atas rekan senegaranya IM Sugar Gan Erdene di urutan ketiga, dengan 2366 berbanding 2277.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H