AKURAT.CO, Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim bola voli putri pertama yang berhasil memastikan satu tiket babak Grand Final Proliga 2025 yang bergulir di GOR Amongrogo, Yogyakarta, 10-11 Mei mendatang.
Kepastian tersebut datang setelah tim asuhan Bullent Karslioglu itu meraih kemenangan 3-2 (22-25, 20-25, 25-15, 25-22, 15-9) atas Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dalam lanjutan final four seri ketiga Proliga 2025 di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/5).
Petrokimia yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi sejak awal pertandingan sebenarnya mampu tampil mendominasi dengan merebut dua set pembuka.
Namun, Pertamina Enduro mampu bangkit dengan mengamankan tiga set berikutnya di laga final four Proliga kali ini.
"Kami sudah mempelajari dan melakukan strategi untuk meraih kemenangan hari ini. Di awal pertandingan strategi tidak berjalan dengan baik, dan banyak kesalahan sendiri," kata pelatih Pertamina Enduro, Bullent Karslioglu.
"Namun, di set-set selanjutnya kami bisa mengambil kemenangan. Pastinya kami akan tetap ada evaluasi, dan punya sasaran antara. Yang penting kami bisa masuk final dulu."
Hal senada juga disampaikan pemain asing Pertamina Enduro, Pollina Semanova, yang mengakui bahwa dia dan rekan-rekannya banyak melakukan kesalahan sendiri pada set pertama dan set kedua.
Baca Juga: Proliga 2025: Kalah dari Petrokimia, Electric PLN Semakin Terbenam di Dasar Klasemen Final Four"Tapi, kami akhirnya bisa mengurangi kesalahan sendiri, dan sukses menang. Meski harus melewati pertandingan yang cukup bera dan melelahkan," kata Semanova.
Ini merupakan kemenangan ketiga Pertamina dalam babak
final four. Walau masih menyisakan satu laga melawan Jakarta Popsivo Polwan, Minggu (4/5) lusa, Tisya Amallya Putri dan tim memastikan tiket
Grand Final setelah mengumpulkan total sepuluh poin.
Dengan total sepuluh poin, raihan poin mereka sudah tidak mungkin terkejar oleh dua tim papan bawah, Petrokimia dan Jakarta Electric PLN, yang sejauh ini mengumpulkan total enam poin dari lima laga yang sudah dilakoni.
Pasalnya, poin maksimal yang bisa diraih Petrokima dan Electric PLN hanyalah sembilan poin. Di mana otomatis raihan poin tersebut tidak bisa melewati koleksi sepuluh poin yang dimiliki Pertamina Enduro.
Namun, Petrokima dan Electric PLN masih berpeluang lolos jika Popsivo Polwan yang bertengger di peringkat dua dengan koleksi delapan poin kalah 0-3 atau 1-3 dari Pertamina Enduro di laga terakhir mereka.
Tetapi, jika Popsivo mampu menang dengan minimal skor 3-2 atas Pertamina Enduro, hasil itu sudah cukup bagi mereka untuk mengamankan tiket Grand Final lantaran hasil tersebut membuat mereka total mengumpulkan sepuluh poin.
Klasemen Sementara Final Four Putri Proliga 2025
1. Jakarta Pertamina Enduro - 10
2. Jakarta Popsivo Polwan - 8
3. Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia - 6
4. Jakarta Electric PLN - 6