Olahraga Nasional Berduka, Bapak Pencak Silat Dunia Eddie Marzuki Nalapraya Tutup Usia
Leo Farhan | 13 Mei 2025, 16:57 WIB

AKURAT.CO, Bapak Pencak Silat Dunia, Mayjen TNI Purn Dr (HC) H Eddie Marzuki Nalapraya, meninggal dunia pada usia 93 tahun di RS Pondok Indah, Jakarta, Selasa, 13 Mei 2025, sekitar pukul 09.50 WIB.
Rencananya Almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta dan disemayamkan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah.
Ucapan belasungkawa salah satunya datang dari Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, yang menyampaikan rasa duka cita mendalam dan meminta untuk melanjutkan perjuangan almarhum dalam membangun olahraga pencak silat di tanah air.
Baca Juga: Hormati Eddie Nalapraya, Rano Karno Ingin Pencak Silat Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah
"Jasa beliau untuk olahraga prestasi luar biasa, dan Indonesia sangat luar biasa. Almarhum juga merupakan penyandang gelar ‘KONI Lifetime Achievement Award in Sports’," jelas Marciano Norman.
"Mari kita lanjutkan perjuangannya untuk mengembangkan olahraga pencak silat populer di dunia dan kelak dipertandingkan pada multievent dunia."
Kecintaan pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta, 6 Juni 1931, ini kepada silat sudah sejak lama. Sebagai salah satu pejuang yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Eddie mulai tertarik dengan kemampuan pencak silat dalam melawan penjajah.
Baca Juga: Indonesia Bawa Pencak Silat sebagai Wajah Diplomasi Budaya dalam Rapat Dewan Olimpiade Asia
Sosok yang menjabat Ketum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) 1981-2003 ini juga berperan penting dalam upaya membuat Pencak Silat diakui oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), sebagai warisan budaya dunia tak benda.
Berkat perjuangan beliau, pencak silat resmi masuk daftar UNESCO pada 12 Desember 2019 melalui kegiatan Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kolombia. Kala itu Eddie mengemban amanah sebagai pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO dan Olimpiade tahun 2014-2019.
Kompetisi silat juga diupayakan hadir di negara lain. Pada tahun 2008, Eddie menggagas kejuaraan pencak silat di seluruh Eropa dan ia ditetapkan ‘Bapak Pencak Silat Eropa di Swiss’.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








