AKURAT.CO, Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menunjuk kota Shanghai, China, sebagai tuan rumah untuk Final FIBA 3X3 Women's Series mulai tahun 2025 hingga 2028.
Keputusan tersebut menjadikan Shanghai sebagai lokasi tetap untuk ajang partai puncak sirkuit profesional bola basket wanita 3X3 ini, yang akan menghadirkan suasana festival selama empat edisi ke depan.
"Kami sangat antusias karena kota metropolitan yang penuh semangat seperti Shanghai akan menjadi tuan rumah Final FIBA 3x3 Women's Series selama empat tahun ke depan," ujar Alex Sanchez, Direktur Pelaksana FIBA 3x3 dikutip laman resmi FIBA.
"Sebagai kota modern dan inovatif dengan rekam jejak luar biasa dalam menyelenggarakan ajang olahraga internasional berskala besar, Shanghai akan menjadi tuan rumah yang luar biasa bagi para pemain terbaik bola basket wanita 3x3 dunia."
Energi kota yang dinamis akan menjadi latar sempurna bagi para pemain yang berkompetisi dan penggemar yang hadir. Menjadikan ajang ini sebagai perayaan sejati dari olahraga tim urban paling mendebarkan di dunia.
Setelah pembukaan spektakuler Women’s Series di Chengdu pada bulan Mei lalu, babak final di Shanghai dijadwalkan akan digelar pada tanggal 13 dan 14 September 2025 di lokasi ikonik di pusat kota, yang rinciannya akan segera diumumkan.
Kompetisi ini akan mempertemukan tujuh tim teratas dari musim reguler FIBA 3x3 Women's Series, ditambah satu tim dari negara tuan rumah, China, untuk memperebutkan gelar juara.
"Kami merasa terhormat untuk menyambut para pemain wanita terbaik dunia di Shanghai dalam empat edisi Final FIBA 3x3 Women's Series mendatang," kata CEO Redwings Sports Shanghai, Sam Wang Zhichuan.
"Kemitraan jangka panjang Redwings dengan FIBA 3x3 tentunya akan menciptakan perspektif baru bagi para penggemar bola basket 3x3 di China, dan yang terpenting, bagi para perempuan muda yang ingin mencurahkan semangat mereka dalam olahraga yang penuh energi ini."
Final FIBA 3x3 Women's Series 2024 mencetak rekor baru dalam keterlibatan daring (online), dengan jumlah impresi mencapai 5,6 juta—naik dari 2,6 juta pada tahun 2023.
Jumlah penonton juga meningkat drastis sebesar 150 persen dari 1,8 juta menjadi 4,5 juta. Selain itu, keterlibatan (engagement) juga ikut meningkat sebesar 90%, dari 0,1 juta menjadi 0,2 juta, menunjukkan meningkatnya popularitas bola basket wanita 3x3 secara global.