AS Terbuka: Tertinggal 1-5 di Set Penentu, Alexandra Eala Comeback 'Gila' untuk Sejarah Baru Filipina
Leo Farhan | 25 Agustus 2025, 18:28 WIB

AKURAT.CO, Alexandra Eala mencatatkan sejarah baru di ajang Amerika Serikat Terbuka 2025. Ia menjadi petenis Filipina pertama di era terbuka yang berhasil meraih kemenangan di babak utama ajang Grand Slam.
Petenis putri berusia 20 tahun itu lolos ke putaran dua usai menyingkirkan unggulan ke-14 asal Denmark, Clara Tauson, di Lapangan Grandstand, New York, Amerika Serikat, Minggu (24/8) waktu setempat.
Hampir kalah, Alexandra Eala tampil luar biasa dengan bangkit dari ketertinggalan 1-5 di set penentuan sebelum akhirnya menang 6-3, 2-6, dan 7-6(11) dalam duel berdurasi dua jam 36 menit.
Pertandingan penuh drama itu berlangsung di depan dukungan penuh penonton yang memadati Lapangan Grandatand, seakan menjadikan venue tersebut sebagai "rumah" bagi Alexandra Eala di New York.
"Menjadi orang Filipina adalah sesuatu yang sangat saya banggakan. Saya tidak punya turnamen kandang, jadi dukungan komunitas di AS Terbuka sangat berarti. Mereka membuat saya merasa seperti bermain di rumah sendiri," ungkap Eala dikutip laman WTA Tennis.
Sejak poin pertama, penonton mendukung penuh Eala. Dukungan serupa sudah ia rasakan saat membuat kejutan di Miami Terbuka awal tahun ini dengan mencapai semifinal setelah menyingkirkan deretan juara Grand Slam seperti Jelena Ostapenko, Madison Keys, hingga Iga Swiatek.
Laga kontra Tauson berlangsung ketat. Setelah merebut set pertama 6-3, Eala kehilangan momentum di set kedua. Tauson tampil dominan dengan tiga kali break untuk menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Miami Terbuka: Tundukkan Iga Swiatek, Alexandra Eala Semifinalis Pertama Berpaspor Filipina
Di set ketiga, petenis Denmark itu bahkan sudah unggul 5-1, hanya butuh satu gim untuk mengamankan kemenangan.
Namun, semangat juang Eala tak luntur. Ia mematahkan servis Tauson dua kali saat lawannya sedang serve for the match. Salah satunya terjadi setelah review video yang menguntungkan Eala, membuat Tauson frustrasi hingga melakukan double fault krusial.
Meski Tauson sempat menyelamatkan empat match point, Eala tetap mampu menutup laga lewat tie-break panjang dengan skor 13-11.
"Saya selalu bersemangat untuk bisa menciptakan lebih banyak sejarah. Pertandingan ini akan selalu saya kenang," ucap Eala.
Bagi Eala, New York memang penuh momen bersejarah. Pada tahun 2022, ia menjadi petenis Filipina pertama yang menjuarai Grand Slam level junior dengan menjuarai AS Terbuka kategori putri.
Kini, ia menatap kesempatan menembus babak ketiga Grand Slam untuk pertama kalinya dalam karier.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









