Timnas Basket Putra U-16 Diminta Bangkit Hadapi Filipina di Piala Asia FIBA 2025
Leo Farhan | 1 September 2025, 18:37 WIB

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Basket Indonesia Putra U16, Abrizalt Hasiholan, menegaskan skuad Garuda Muda harus segera bangkit setelah tumbang di laga perdana penyisihan Grup B Piala Asia FIBA U16 2025 di Buyant Ukhaa Sport Palace, Ulaanbaatar, Mongolia, Minggu (31/8).
Pada laga tersebut, Indonesia harus mengakui ketangguhan Selandia Baru dengan skor akhir 54-96. Untuk menjaga peluang ke babak selanjutnya, Indonesia harus bisa merebut kemenangan saat menghadapi Filipina di pertandingan kedua, Senin (1/9) malam nanti.
"Melawan Filipina harus ambil game-nya untuk bisa melaju ke babak berikutnya. Kami pernah kalah dua kali dari mereka di SEABA, dan itu harus jadi motivasi untuk tampil lebih baik," kata Abrizalt dalam keterangan yang diterima Akurat.co.
Di ajang kualifikasi SEABA Mei lalu, Indonesia memang harus mengakui keunggulan Filipina dua kali. Pertama kalah 68-77 di babak penyisihan, lalu kembali tumbang 40-70 di final. Catatan tersebut menurut Abrizalt harus menjadi pelecut semangat tim.
"Anak-anak harus berani membalas kekalahan itu, karena laga ini sangat krusial bagi perjalanan Indonesia di Piala Asia," tegasnya.
Indonesia memulai perjalanan di Piala Asia FIBA U16 2025 dengan kekalahan 54-96 dari Selandia Baru. Sempat unggul cepat lewat dua tembakan Benjamin Piet Hernusi, Indonesia malah harus tertinggal sejak akhir kuarter pertama (11-23).
Upaya mengejar skor tak membuahkan hasil. Rim Merah Putih tertinggal 31-54 di kuarter kedua, kemudian makin tertekan di kuarter ketiga dengan skor 40-77.
Hingga akhir laga, Selandia Baru terlalu tangguh dan menang dengan selisih 42 poin. Abrizalt menilai timnya kalah dalam kedalaman skuad dan peran pemain pelapis.
"Beberapa bench kurang support, role players belum jalan dengan baik. Dari sisi ukuran kami kalah, tapi fisikal anak-anak sebenarnya kuat. Sayangnya hanya sedikit yang berani benturan," jelasnya.
Dengan situasi ini, duel kontra Filipina dipastikan jadi partai hidup-mati. Jika menang, peluang Indonesia lolos ke babak selanjutnya tetap terjaga. Namun jika kembali kalah, jalan ke babak berikutnya akan makin berat.
Indonesia saat ini berada di dasar klasemen Grup B Piala Asia FIBA U16 2025 di bawah Selandia Baru, Chinese Taipei, dan Filipina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








