Indonesia Bidik Kemenangan atas Chinese Taipei di Laga Pamungkas Piala Asia FIBA U16
Leo Farhan | 2 September 2025, 14:24 WIB

AKURAT.CO, Timnas Basket Indonesia Putra U16 bertekad menutup fase grup Piala Asia FIBA U16 2025 dengan kemenangan saat menghadapi Chinese Taipei di Buyant Ukhaa Sport Complex, Mongolia, Ulaanbaatar, Selasa (2/9).
Indonesia saat ini berada di posisi juru kunci Grup B setelah menelan dua kekalahan dari Selandia Baru dan Filipina. Skuad Merah Putih baru mengoleksi 2 poin, di bawah Selandia Baru dengan 4 poin, disusul Chinese Taipei dan Filipina yang sama-sama mengemas 3 poin.
Pelatih Abrizalt Hasiholan menegaskan anak asuhnya akan tampil habis-habisan demi menjaga peluang lolos ke babak perempat final.
"Melawan Chinese Taipei tetap berusaha untuk menang dengan selisih 11 angka. Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Kami akan kerja lebih keras lagi sampai titik darah penghabisan" ujarnya.
Meski tipis, peluang Indonesia belum sepenuhnya tertutup. Skenarionya, Indonesia harus menang dengan selisih 11 angka atas Chinese Taipei, dan di saat bersamaan Filipina kalah dari Selandia Baru.
Performa positif ditunjukkan Indonesia saat menghadapi Filipina, Senin (1/9). Meski kalah 60-65 di MBank Arena, Garuda Muda membuat lawan kesulitan hingga menit akhir. Indonesia bahkan sempat memimpin di kuarter pertama (20-17) dan unggul tipis 28-27 sebelum Filipina membalik keadaan.
Miracle Christiano tampil impresif dengan torehan 13 poin, 10 rebound, dan 1 asis, sedangkan Muhamad Fakhrizal Firdaus turut menyumbang 13 poin. Dari kubu Filipina, Ethank Tan-Chi mencatatkan 12 poin.
Abrizalt menilai timnya tampil jauh lebih baik dibanding laga perdana kontra Selandia Baru.
"Anak-anak bisa bermain baik setelah tertampar di laga pertama. Review video dan latihan pagi membantu memperbaiki banyak hal. Sayangnya, masalah free throw masih menghantui," jelasnya.
Dalam laga tersebut, Indonesia hanya mencatatkan 54,8 persen free throw success rate. Dari 31 kesempatan, hanya 17 yang berhasil dikonversi menjadi poin.
"Padahal peluang free throw bisa memperkecil jarak, bahkan membawa kami memimpin," tambahnya.
Dengan bekal permainan penuh semangat melawan Filipina, Garuda Muda bertekad menampilkan performa terbaik di laga hidup-mati kontra Chinese Taipei.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









