Klarifikasi Presiden Asian Boxing, Akui Perbati Pimpinan Ray Zulham Federasi Tinju Resmi Indonesia
Leo Farhan | 2 September 2025, 18:42 WIB

AKURAT.CO, Presiden Asian Boxing, Pichai Chunhavajira, secara resmi mengeluarkan klarifikasi terkait kesalahan surat-menyurat tertanggal 1 September 2025 yang sempat menyebut nama Dr Hillary Brigitta Lasut sebagai Presiden Federasi Tinju Indonesia.
Dalam surat terbaru tertanggal 2 September 2025, Pichai menegaskan bahwa organisasi resmi tinju amatir Indonesia adalah Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) dengan ketua umum Ray Zulham Farras Nugraha.
"Kami menyesalkan kelalaian ini dan dengan hormat meminta agar koreksi ini dicatat sebagaimana mestinya," bunyi penggalan surat Asian Boxing.
"Asian Boxing tetap berkomitmen bekerja sama dengan PERBATI di bawah kepemimpinan Ray Zulham Farras Nugraha demi kemajuan tinju Indonesia dan Asia."
PERBATI langsung merespons surat klarifikasi tersebut. Dalam pernyataan resminya, organisasi itu menegaskan bahwa surat Asian Boxing tertanggal 1 September hanyalah kesalahan redaksional.
Lewat akun Instagram resmi @indonesia.boxing, PERBATI menekankan bahwa satu-satunya induk organisasi tinju amatir di Indonesia yang sah dan diakui, baik oleh Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) maupun internasional adalah PERBATI.
"Kami menegaskan bahwa tata kelola olahraga internasional harus dijunjung tinggi. Setiap pihak di luar struktur resmi dapat dikenai teguran hingga sanksi sesuai regulasi olahraga internasional," bunyi pernyataan resmi PERBATI.
Komitmen menjaga integritas dan tata kelola yang baik juga ditegaskan bersama oleh Asian Boxing. Keduanya berjanji untuk memastikan masa depan tinju Indonesia berada di bawah naungan organisasi yang sah.
Sementara itu, Komite Eksekutif KOI, Jadi Rajaguguk, menambahkan bahwa tidak boleh ada perdebatan mengenai status PERBATI sebagai National Federation (NF) di Indonesia.
"NF itu hanya satu, yakni yang berafiliasi dengan International Federation (IF) dan diakui IOC. Dalam hal tinju, PERBATI berafiliasi dengan World Boxing yang merupakan anggota resmi IOC," jelas Jadi Rajaguguk.
Di sisi lain, Wakil Sekjen II PERBATI, Muhammad Arisa Putra Pohon, menegaskan pengakuan Asian Boxing dan World Boxing terhadap PERBATI sudah sangat jelas dan tak perlu diragukan.
Hal itu terbukti dengan tercantumnya nama Presiden World Boxing, Boris van der Vorst, dan Presiden Asian Boxing, Pichai Chunhavajira, dalam Technical Handbook (THB) cabang tinju SEA Games Thailand 2025.
Menurutnya, keberadaan nama kedua tokoh tersebut di THB sekaligus memastikan bahwa hanya atlet dan ofisial tinju Indonesia yang direkomendasikan oleh PERBATI yang bisa didaftarkan melalui NOC Indonesia untuk tampil di ajang dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.
"Adanya World Boxing dan Asian Boxing dalam THB SEA Games 2025 adalah bukti sah. PERBATI satu-satunya yang berwenang memberikan rekomendasi bagi petinju dan ofisial Timnas Tinju Indonesia untuk didaftarkan melalui NOC Indonesia," ujar pria yang karib disapa Boy Pohan itu.
Dengan kejelasan ini, posisi PERBATI sebagai induk organisasi tinju amatir Indonesia semakin kokoh, sekaligus memastikan jalannya persiapan Timnas Tinju menuju SEA Games 2025 tidak terganggu polemik kepengurusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








