Kejuaraan Dunia Atletik 2025: 4 Bintang Baru dan Juara Bertahan Bersinar di Hari Kelima

Sementara Katie Moon (Amerika Serikat) dan Mattia Furlani (Italia) menambah koleksi gelar dunia mereka.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Atletik: Rekor Baru Lagi, Kali Ini di Nomor Lempar Martil Lewat Ethan Katzberg
Faith Cherotich Pecahkan Rekor Kejuaraan Dunia Atletik
Atlet berusia 21 tahun itu tampil luar biasa di nomor lari halang-rintang 3000 meter putri. Peraih perunggu Kejuaraan Dunia 2023 dan Olimpiade Paris 2024 itu mengungguli juara dunia sekaligus juara Olimpiade, Winfred Yavi (Bahrain).
Cherotich mulai menyalip Yavi di setengah lap terakhir, melesat setelah lompatan air terakhir, untuk finis terdepan dengan catatan delapan menit 51,59 detik sekaligus mencatatkan rekor kejuaraan baru.
Sementara sang juara bertahan Yavi harus puas dengan medali perak usai finis di posisi kedua (8:56,46). Adapun medali perunggu diraih atlet Ethiopia, Sembo Almayew, yang berhasil mencatatkan personal best dengan catatan delapan menit 58,86 detik.
Kejutan juga hadir di nomor lari 1500 meter putra saat atlet Portugal, Isaac Nader, meraih medali emas untuk mengungguli dua mantan juara dunia, Josh Kerr dan Jake Wightman, serta calon bintang muda Niels Laros.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Atletik: Armand Duplantis Raih Gelar Ketiga, Pecahkan Rekor Lempar Lembing
Namun, Kerr tersisih akibat cedera di lap terakhir, sebelum Nader melesat di detik-detik akhir untuk menang tipis 0,02 detik dari Wightman yang sempat memimpin di sisa 200 meter.
Nader mencatatkan waktu tercepat tiga menit 34,10 detik, unggul atas Wightman di posisi kedua dengan catatan waktu tiga menit 34,12 detik untuk medali perak. Sementara medali perunggu diamankan atlet Kenya, Reynold Cheruiyot (tiga menit 34,25 detik).
Katie Moon Pertahankan Gelar di Nomor Lompat Galah
Di nomor lompat galah putri, Katie Moon memastikan gelar juara dunia ketiga berturut-turut setelah melakoni duel ketat dengan kompatriotnya, Sandi Morris, dengan mencatatkan lompatan setinggi 4,90 meter di percobaan terakhir.
Morris mencoba peruntungan di ketinggian 4,95 meter, namun gagal, sehingga harus puas dengan medali perak–medali perak keempatnya sejak 2017. Sementara medali perunggu diraih Tina Sutej (Slovenia) dengan lompatan setinggi 4,80 meter.
Dengan hasil ini, hari kelima Kejuaraan Dunia Atletik Tokyo 2025 menegaskan dua hal, yaitu regenerasi atlet atletik dunia berjalan cepat, namun dominasi para juara bertahan juga tetap sulit digoyahkan.
Daftar 5 Besar Klasemen Sementara Kejuaraan Dunia Atletik Tokyo 2025
No. Negara - Emas - Perak - Perunggu - Total
Amerika Serikat - 7 - 1 - 2 - 10
Kenya - 4 - 1 - 2 - 7
Kanada - 3 - 0 - 0 - 3
Selandia Baru - 2 - 0 - 0 - 2
Jamaika - 1 - 4 - 1 - 6
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









