Sebanyak 31 Negara Pastikan Tampil di World Sambo Youth & Junior Championships, Indonesia Turunkan 33 Atlet
Leo Farhan | 25 September 2025, 14:03 WIB

AKURAT.CO, Antusiasme tinggi mengiringi persiapan Indonesia menjadi tuan rumah World Sambo Youth & Junior Championships 2025. Hingga Rabu (24/9), tercatat 31 negara telah mengonfirmasi keikutsertaannya di ajang yang akan berlangsung di JSI Resort, Megamendung, Bogor, pada 3–5 Oktober 2025 itu.
Wakil Sekjen PP Persambi, Deddy Afriadi, menyampaikan setidaknya akan ada 328 atlet dan ofisial yang akan ambil bagian di ajang ini. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya meski kategori yang dipertandingkan kali ini hanya dua,dari sebelumnya tiga kategori.
"Sebanyak 31 negara sudah memastikan hadir. Ini pencapaian luar biasa dan menunjukkan kepercayaan internasional kepada Indonesia sebagai tuan rumah. Persiapan sudah mencapai 98 persen, tinggal menghitung hari menuju pembukaan," kata Deddy di Jakarta, Rabu (24/9).
Baca Juga: Persambi Pastikan Indonesia Siap Gelar Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 di Bogor
Adapun negara peserta terdiri dari Yunani, Italia, Jepang, Yordania, Armenia, Australia, Azerbaijan, Bulgaria, Kroasia, FIAS I (Rusia 1), FIAS II, Prancis, Kyrgistan, dan Lithuania.
Ada juga Mongolia, Maroko, Belanda, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Moldova, Rumania, Serbia, Singapura, Spanyol, Tajikistan, Turki, Turkmenistan, Ukraina, Uzbekistan, serta Indonesia sebagai tuan rumah.
Menurut Deddy, kesempatan menjadi penyelenggara kejuaraan dunia ini merupakan kehormatan besar bagi Indonesia. Apalagi ini menyangkut nama baik bangsa sekaligus menjaga kepercayaan Federasi Sambo Internasional (FIAS).
"Ini sekaligus menjaga kepercayaan Federasi Sambo Internasional (FIAS) yang untuk pertama kalinya menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah. Kami berkomitmen memberikan yang terbaik,” jelas Deddy.
Baca Juga: Antusiasme Tinggi, 15 Negara Sudah Konfirmasi Ikut Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025
Selain itu, panitia penyelenggara dijelaskan juga telah menyiapkan seluruh aspek penyelenggaraan mulai dari venue, akomodasi, transportasi, keamanan, sistem pertandingan, hingga konsumsi.
"Kami ingin memberikan pengalaman baru bagi para atlet dan tamu undangan. Ini sekaligus membuktikan Indonesia layak menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional bergengsi," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Manajer Tim Indonesia, Budi Setianto, memastikan kesiapan skuad Garuda Muda. Indonesia rencananya akan menurunkan 33 atlet terbaik yang baru saja dilepas KONI Pusat melalui Wakil Ketua Umum Suwarno.
"Kehadiran mereka di event dunia ini bukan hanya mewakili olahraga Sambo, tetapi juga membawa nama baik bangsa," ungkap Budi.
Indonesia akan tampil di hampir semua kelas pertandingan, kecuali pada nomor Combat 98 kilogram, Junior Women 72 kilogram dan Women +80 kilogram.
"Di tiga kelas itu kita tidak punya atlet, sehingga tidak bisa berpartisipasi. Namun di kelas lainnya, kita akan berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik," Budi menuntaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








