Campus League Resmi Bergulir, Hadirkan Kompetisi Olahraga Mahasiswa Skala Nasional
Leo Farhan | 2 Oktober 2025, 21:18 WIB

AKURAT.CO, Upaya memperkuat prestasi olahraga nasional tak bisa lepas dari kompetisi yang terstruktur di berbagai jenjang, termasuk di level perguruan tinggi.
Dari kesadaran itu lahirlah Campus League, sebuah organisasi privat yang menghadirkan ruang pengembangan potensi mahasiswa melalui kompetisi olahraga yang konsisten, inklusif, dan berkelanjutan.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut pihaknya hadir untuk ikut serta berperan dalam peningkatan prestasi olahraga secara nasional.
"Kompetisi olahraga di perguruan tinggi yang integral adalah kebutuhan mutlak untuk memperkuat mata rantai prestasi olahraga yang selama ini belum maksimal," kata Ryan Gozali, dalam Media Gathering di Jakarta, Kamis (2/10).
Ryan menegaskan, Campus League bukan proyek jangka pendek. Program ini dirancang sebagai ekosistem berkelanjutan dengan blueprint pengembangan 10 tahun ke depan yang terbagi ke dalam tiga fase.
Fase pertama (2025–2027), kompetisi di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Fase kedua (2028–2029), penerapan sistem home & away serta penambahan kompetisi non-olahraga.
Sementara Fase ketiga (2030–2034), tahap keberlanjutan dengan pembentukan closed league division dan penguatan aspek komersialisasi.
"Visi kami adalah menjadikan Campus League sebagai platform kompetisi olahraga antar kampus yang menjunjung kesetaraan, konsistensi, serta pertumbuhan jangka panjang. Harapannya, lahir generasi muda yang tangguh melalui pilar akademik, atletisme, dan afinitas," tambahnya.
Baca Juga: Raih Medali dan Prestasi di PON Aceh-Sumut, Universitas Budi Luhur Guyur Atletnya dengan Bonus
Sebagai langkah awal, tahun ini Campus League menggelar edisi pembuka dengan futsal sebagai cabang olahraga (cabor) perdana.
Kompetisi akan berlangsung pada Oktober - Desember 2025 dengan melibatkan 64 tim dari empat kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.
"Karena waktu 2025 tinggal satu kuartal, kami fokus menggelar futsal lebih dulu. Futsal adalah olahraga paling populer di kalangan mahasiswa dan paling siap dipertandingkan," ujar Ryan.
Memasuki musim perdana 2026, Campus League akan memperluas cakupan dan mempertandingkan tiga cabang utama dengan basis peminat terbesar, yaitu basket, bulutangkis, dan futsal.
Selain itu, hadir juga kompetisi uni-games yang mencakup sepakbola putri, panjat dinding, ju-jitsu, wushu, dart, hingga biliar.
Ryan menekankan, Campus League dibangun secara inklusif dengan menggandeng perguruan tinggi, sivitas akademika, federasi olahraga, sponsor, media, dan komunitas sebagai bagian dari ekosistem.
Hal itu dilakukan untuk menjamin kompetisi yang adil dan berkualitas melalui standar yang sama dengan penilaian berbasis performa dan konsistensi penyelenggaraan di semua kota.
"Misi ini tidak bisa dicapai sendirian, melainkan dengan bergerak bersama demi mewujudkan Indonesia yang digdaya lewat prestasi olahraga dan akademik," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






