SEA Games: Nomor Andalan Banyak Dicoret di Thailand, Wushu Indonesia Ditarget Tiga Emas
Leo Farhan | 14 November 2025, 18:34 WIB

AKURAT.CO, Tim wushu Indonesia tengah mematangkan persiapan untuk menghadapi tantangan besar jelang SEA Games Thailand 2025 yang digelar pada 9–20 Desember mendatang.
Ketua Umum PB Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, memastikan skuad Merah Putih tetap menargetkan prestasi maksimal meski terjadi pengurangan drastis pada nomor yang dipertandingkan.
Jika pada SEA Games Kamboja 2023 terdapat 21 nomor, edisi Thailand hanya mempertandingkan 14 nomor. Imbasnya, seluruh enam nomor andalan Indonesia yang sebelumnya mendulang emas kini dicoret dari daftar.
Baca Juga: Terbaik di Kejuaraan Dunia Wushu 2025, Seraf Naro Siregar Bidik Emas di SEA Games Thailand
"Nomor andalan yang enam itu tidak dipertandingkan. Jadi perolehan enam emas kita di Kamboja semuanya hilang. Karena itu target kita realistis, minimal tiga emas," ujar Airlangga usai membuka Rakernas PB WI di AKR Tower, Jakarta Barat, Jumat (14/11).
Airlangga memahami keputusan tersebut sebagai hak istimewa tuan rumah untuk menentukan nomor. Kendati demikian, ia menilai kondisi ini perlu dijadikan tantangan bagi para atlet yang saat ini menempa diri di China.
"Ini tantangan baru. Atlet-atlet kita harus adaptif dan menjaga performa. Yang penting prestasi tetap proporsional," tegasnya.
Bahas Evaluasi dan Agenda Internasional
Rakernas PB WI kali ini juga memfokuskan evaluasi program sepanjang 2025 serta persiapan menuju berbagai ajang internasional pada tahun 2026 mendatang.
"Rakernas ini penting untuk mengevaluasi program dan memastikan kesiapan menuju event besar di akhir tahun," kata Airlangga.
"Ada SEA Games di Thailand, setelah itu ada Youth Olympic Games 2026 di Dakar, FISU World University Championship Combat di Brazil, serta Kejuaraan Dunia Wushu Junior di China."
Selain Airlangga, dalam Rakernas ini turut hadir Sekjen PB WI, Ngatino, Waketum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, Komite Eksekutif NOC Indonesia, Harry Warganegara, dan perwakilan 27 Pengprov WI.
KONI Pusat dan NOC Indonesia menegaskan harapannya agar PB WI tetap menjaga tradisi emas seperti di SEA Games Kamboja, di mana Indonesia meraih enam emas, enam perak, dan dua perunggu.
"Perolehan medali wushu selalu meningkat. Di Vietnam dua emas, di Kamboja enam emas. Saya yakin di Thailand bisa menambah lagi—delapan atau sembilan emas," ucap Soedarmo memberi motivasi.
"Semoga bisa dipertahankan, bahkan ditambah lagi pundi emasnya," ujar Harry Warganegara menambahkan.
Saat ini, Tim wushu Indonesia sudah memasuki fase akhir persiapan dengan fokus menjaga performa untuk memenuhi target yang telah ditetapkan oleh PB WI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









