AKURAT.CO, Cabang Mixed Martial Arts (MMA) menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi Kontingen Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
Total enam medali berhasil diraih dengan emas dipersembahkan Dwi Ani Retno Wulan dari nomor Traditional -54 kilogram putri.
Dwi Ani Retno Wulan menundukkan Thi Thanh Binh Duong (Vietnam) di babak final yang berlangsung di Mall Ngam Wong Wan, Diateik Mueang Nonthanburi, Bangkok, Kamis (11/12).
Pertarungan berlangsung intens, namun Wulan tampil dominan sejak awal. Eksekusinya presisi, sementara disiplin menjalankan instruksi pelatih membuatnya unggul dalam duel yang menuntut ketenangan sekaligus agresifitas.
Wulan mempersembahkan emas pertamanya di SEA Games ini untuk orang-orang terdekat yang telah mendukung perjalanannya.
"Pertama untuk ibu saya, lalu untuk pelatih-pelatih saya—Coach Marcos Machado, Coach Yohan—serta Ketua Umum Pertacami yang terus memberi fasilitas selama TC," ujarnya.
Medali emas ini menjadi tonggak penting bukan hanya bagi Wulan, tetapi juga bagi sejarah MMA Indonesia karena untuk pertama kalinya cabor ini dipertandingkan di SEA Games.
Wulan menyebut hasil ini sebagai target pribadi sekaligus pijakan menuju ambisi lebih besar, termasuk cita-citanya meraih prestasi di level internasional.
Selain emas dari Wulan, MMA Indonesia menambah lima medali lain dari berbagai nomor. Perak diraih Vallensia Fahira Hotmauli (Modern -54 kg putri), Maydelse Sitepu (Modern -60 kg putri), Alifan Bagus Fernanda (Traditional -56 kg putra), dan Alfiandi (Modern -60 kg putra). Sementara perunggu diraih Albert dari nomor Modern -65 kg putra.
Dengan torehan satu emas, empat perak, dan satu perunggu, MMA menjadi salah satu cabang yang menyumbang medali signifikan bagi Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.