Akurat
Pemprov Sumsel

Paralimpiade Musim Dingin: Atlet Rusia Boleh Berpartisipasi, Delegasi Ukraina Boikot Upacara Pembukaan

Hervin Saputra | 20 Februari 2026, 19:25 WIB

AKURAT.CO, Atlet paralimpiade Ukraina memutuskan untuk memboikot upacara pembukaan Paralimpiade Milan-Cortina 2026 yang bakal digelar di Verona Arena, Arena, Italia, 6 Maret mendatang.

Memboikot berarti atlet paralimpiade Ukraina memilih untuk menghadiri seremoni pembuka pesta olahraga difabel di atas salju terakbar di dunia tersebut.

BBC menyebut bahwa keputusan boikot pembukaan Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina ini dilakukan delegasi Ukraina sebagai bentuk protes diizinkannya atlet asal Rusia dan Belarusia berpartisipasi dengan bendera negara masing-masing.

Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin: Gara-Gara Helm Bergambar Korban Perang, Atlet Ukraina Didiskualifikasi

Hal ini menyusul keputusan sebelumnya yang lebih “total” di mana Komite Paralimpiade Ukraina malah bersiap untuk membatalkan partisipasi atlet mereka secara keseluruhan pada Rabu (18/2).

Adapun atlet Rusia dan Belarusia dilarang berpartisipasi di Paralimpiade dan acara internasional lainnya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

Sanksi tersebut berdampak pada absennya bendera Rusia dan Belarusia di Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024. Atlet yang berasal dari dua negara itu hanya diperbolehkan tampil dengan bendera netral.

Atlet Rusia berjumlah enam orang dan dari Belarusia ada empat orang yang diizinkan tampil di Paralimpiade Milan-Cortina 2026. Mereka akan bertanding di cabang ski cross-country dan selancar salju (snowboarding).

Polemik diawali pada September tahun lalu setelah Rapat Umum Komite Paralimpiade Internasional (IPC) melakukan pemungutan suara yang hasilnya mencabut sanksi terhadap atlet Rusia dan Belarusia.

Baca Juga: Ukraina Desak IOC Pertahankan Larangan Atlet Rusia di Olimpiade Musim Dingin 2026

“Pada pertemuan tersebut sekitar 180 dari 211 anggota IPC yang hadir memilih hal ini (mencabut sanksi Rusia dan Belarusia),” kata IPC dalam pernyataan resminya.

“Kami harus menghormati keputusan para anggota kami yang datang dari seluruh dunia.”

Sungguhpun IPC mencabut sanksi Rusia dan Belarusia, namun cabang olahraga bersangkutan sejatinya tak mengubah sikap. Pada saat yang sama, otoritas penyelenggaraan cabang olahraga di paralimpiade berada di tangan federasi.

Namun, Rusia dan Belarusia mengajukan gugatan terhadap Federasi Ski Cross-Country Internasional dan Snowboarding Internasional ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. CAS memenangkan mereka dan IPC menyambut dengan mencabut sanksi.

Ukraina mengecam keputusan Rapat Umum IPC dengan menyebutnya memalukan dan bertentangan dengan nilai-nilai paralimpiade. Mereka juga bendera Ukraina tak dipajang selama upacara pembukaan berlangsung.

IPC sendiri mengaku sudah melakukan dialog terus-menerus dengan Ukraina dan masih mempertimbangkan pernyataan resmi yang akan disampaikan ke publik mengenai masalah ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.