Gagal Balas Dendam ke Terence Crawford, Canelo Alvarez Kini Lirik Reuni Kontra Dmitry Bivol

AKURAT.CO, Megabintang tinju asal Meksiko, Canelo Alvarez, akhirnya harus berdamai dengan kenyataan. Keinginannya untuk membalas kekalahan telak dari Terence Crawford dipastikan kandas setelah sang rival memutuskan untuk pensiun dari dunia tinju profesional.
Tahun lalu, Canelo Alvarez menelan kekalahan ketiga dalam karier panjangnya dari 68 pertarungan. Ia harus merelakan gelar juara dunia kelas menengah super tak terbantahkan miliknya berpindah tangan ke Bud-julukan Terence Crawford.
Namun, hanya berselang beberapa bulan, Terence Crawford memilih gantung sarung tinju dengan rekor tak terkalahkan dan status juara dunia di lima kelas berbeda.
Baca Juga: Canelo Alvarez Siap Kembali Naik Ring September, Langsung Perebutkan Gelar Juara Dunia
Dalam wawancaranya di podcast Mr Verzace, Canelo Alvarez mengaku telah menerima keputusan pensiun Crawford. Meski begitu, ia tetap bersikeras bahwa laga ulang (rematch) seharusnya terjadi untuk membuktikan siapa yang terbaik.
"Tentu saja saya selalu memberikan kredit untuknya, tapi kami perlu bertarung lagi. Setelah laga itu, saya katakan kita harus mengulangnya karena saya merasa tidak tampil seperti yang diinginkan. Saya pikir agar dia mendapatkan kredit penuh, dia harus memberi saya rematch," kata Canelo.
Namun, Canelo sadar bahwa ia tidak bisa memaksakan kehendak Crawford yang memutuskan untuk gantung sarung tinju.
"Dia memutuskan pensiun dan kita harus menerima itu lalu melangkah maju. Saya pikir rematch itu akan sempurna bagi dunia tinju, tapi ya sudahlah," jelas Canelo pasrah.
Lirik Dmitry Bivol Sebagai Alternatif
Dengan tertutupnya pintu bagi Crawford, Canelo kini membuka peluang untuk membalas kekalahan lainnya, yaitu melawan Dmitry Bivol.
Petinju asal Rusia tersebut pernah memberikan kekalahan angka mutlak bagi Canelo pada tahun 2022 silam.
Baca Juga: Canelo Alvarez Resmi Dijadwalkan Naik Ring untuk Duel ke-69 di Riyadh 12 September
"Mengapa tidak? Kita lihat saja di masa depan. Jika itu masuk akal, kenapa tidak? Seperti yang selalu saya katakan, saya menyukai tantangan," tegas Canelo.
Bivol sendiri menyatakan ketertarikannya untuk melakoni laga ulang melawan petinju asal Meksiko tersebut. Namun, Bivol juga memiliki agenda padat, termasuk potensi trilogi melawan Artur Beterbiev.
Bukan cuma itu saja, Bivol juga dikaitkan dengan duel maut kontra David Benavidez atau rencana naik ke kelas penjelajah (cruiserweight).
Meski lawan berikutnya belum ditentukan, Canelo Alvarez dijadwalkan akan kembali naik ring pada September 2026 mendatang. Pertarungan tersebut dipastikan akan digelar di Arab Saudi di bawah naungan otoritas hiburan pimpinan Turki Alalshikh.
Publik kini menanti, apakah Canelo akan benar-benar mengejar Bivol demi memulihkan martabatnya, atau justru memilih lawan baru di kelas menengah super untuk membangun kembali takhtanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Urusan Hary Tanoe dan Mbak Tutut Sudah Kelar, Jusuf Hamka Diduga Lakukan Klaim Sepihak
- 2Kalender Jawa 8 Juni 2026: Watak Weton Senin Legi, Sosok yang Ramah dan Disukai Banyak Orang
- 3Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Susunan Pemain
- 4Menkeu Purbaya Tidak Diganti, Rupiah dan IHSG Kompak Meroket
- 5Prediksi Skor Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026, lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di HP dan Laptop Lewat Link Resmi
- 7Ketua Komisi IV DPR Beri Penghargaan Tim Operasi Pengamanan Taman Nasional Komodo
- 8Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 9Bos Blueray Cargo Akui Kucurkan Rp30 Miliar ke Dedi Congor
- 10Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur Pekan Depan








