Akurat
Pemprov Sumsel

Charleston Terbuka: Kembali Berpasangan, Janice/Aldila Langsung Tantang Unggulan Pertama Sektor Ganda

Dian Eko Prasetio | 30 Maret 2026, 16:12 WIB
Charleston Terbuka: Kembali Berpasangan, Janice/Aldila Langsung Tantang Unggulan Pertama Sektor Ganda
Duet ganda putri tenis Indonesia, Janice Tjen/Aldila Sutjiadi, saat tampil di SEA Games Thailand 2025 di Bangkok, Thailand, Desember 2025. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Tur WTA kini bergeser ke lapangan tanah liat Charleston Terbuka di South Charleston, Amerika Serikat.

Menghadapi ajang WTA 500 ini, petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, datang sebagai unggulan ke-12 di sektor tunggal putri kejuaraan.

Berkat status unggulan tersebut, Janice Tjen dipastikan langsung mengamankan tempat di babak 32 besar (babak kedua) Charleston Terbuka.

Janice Tjen kini tengah menanti calon lawannya, yakni pemenang duel antara dua wakil tuan rumah, Elvina Kalieva dan McCartney Kessler. Berdasarkan jadwal, Janice baru akan mengayunkan raketnya pada Selasa (31/3) besok.

Tak hanya bersaing di sektor tunggal, Janice juga akan unjuk gigi di nomor ganda putri. Menariknya, kali ini ia akan berduet dengan kompatriot seniornya yang merupakan spesialis ganda dunia, Aldila Sutjiadi.

Namun, langkah duet mereka dipastikan tidak akan berjalan mudah. Pada laga perdana babak 32 besar yang juga digelar Selasa (31/3), Aldila/Janice langsung dihadapkan pada ujian berat dengan menantang unggulan pertama turnamen, Aleksandra Krunić dan Zhang Shuai (Serbia/Tiongkok).

Duel ini diprediksi akan menjadi ujian mental sekaligus pembuktian level permainan ganda putri Indonesia di hadapan publik Amerika Serikat.

Jessica Pegula Siap Pertahankan Takhta di Charleston Terbuka

Sementara itu, sorotan di Charleston juga tertuju pada sang juara bertahan, Jessica Pegula.

Petenis peringkat lima dunia itu datang dengan misi besar mempertahankan gelar Credit One Charleston Open yang ia raih tahun lalu.

Memasuki usia 32 tahun, Pegula mengungkapkan rahasia konsistensinya tetap berada di jajaran elite WTA.

Setelah sempat mengalami penurunan performa usai Wimbledon tahun lalu, Pegula memilih untuk "pulang ke akar" permainannya.

"Pelatih saya dan saya bekerja keras untuk menekankan kembali apa yang benar-benar saya lakukan dengan baik, kembali ke akar asli permainan saya," kata Pegula dikutip laman resmi turnamen.

Bersama tim kepelatihannya, Pegula memoles kembali pergerakan kaki (footwork) dan agresivitas dalam mengambil bola lebih awal.

Hasilnya nyata, dalam sembilan turnamen terakhir, ia setidaknya selalu menembus babak perempat final, termasuk merengkuh gelar WTA 1000 keempatnya di Dubai awal tahun ini.

Langkah Pegula untuk mempertahankan gelar dipastikan terjal. Selain harus mewaspadai kejutan dari petenis internasional, ia juga dikepung oleh deretan petenis tangguh Amerika Serikat lainnya seperti Madison Keys, Sloane Stephens, hingga sensasi remaja Iva Jovic.

"Kedalaman petenis Amerika saat ini sangat gila. Setiap kali saya melaju jauh, selalu ada beberapa petenis Amerika lainnya di sana. Ini luar biasa dan memotivasi saya," jelas Pegula.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.