Akurat
Pemprov Sumsel

Proliga: Jakarta Pertamina Enduro dan Bhayangkara Presisi Selangkah Lagi Menuju Grand Final

Dian Eko Prasetio | 13 April 2026, 15:01 WIB
Proliga: Jakarta Pertamina Enduro dan Bhayangkara Presisi Selangkah Lagi Menuju Grand Final
Pemain andalan Jakarta Pertamina Enduro, Megawati Hangestri Pertiwi saat melepaskan smash menghadapi Jakarta Electric PLN pada laga Final Four Proliga 2026 di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu (12/4/2026) malam. PROLIGA

AKURAT.CO, Persaingan menuju takhta tertinggi Proliga 2026 semakin mengerucut. Dua tim juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di sektor putri dan Jakarta Bhayangkara Presisi di sektor putra, sukses mengamankan kemenangan krusial pada seri kedua putaran kedua Final Four.

Tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) tampil spartan untuk menumbangkan perlawanan sengit Jakarta Electric PLN Mobile.

Melalui pertarungan dramatis lima set di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu (12/4) malam. Megawati Hangestri Pertiwi dan kolega menang dengan skor 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8).

JPE sejatinya sempat mendominasi dengan merebut dua set awal. Koordinasi apik setter Tisya Amallya bersama duet hitter asing, Irina Voronkova dan Wilma Salas, membuat pertahanan Electric PLN kocar-kacir.

Namun, Electric PLN sempat bangkit dan memaksakan full set lewat aksi menawan Kara Bajema dan Neriman Ozsoy.

Beruntung, pada set penentuan, JPE kembali menemukan ritme permainan. Ketangguhan libero Nurlaili dalam menjaga area pertahanan menjadi kunci sebelum akhirnya smes Voronkova menyudahi laga.

"Di Surabaya kemarin kami hampir menang dan pengalaman itu hampir terulang. Tapi hari ini kami lebih fokus untuk mengambil kemenangan," kata bintang JPE, Megawati Hangestri usai laga.

Manajer tim JPE, Widi Triyoso, menyebut bahwa kunci kemenangan ada pada konsentrasi trio andalannya.

"Kalau Voronkova, Megawati, dan Wilma Salas main fokus, saya pastikan JPE bisa menang," tegasnya.

Bhayangkara Presisi Tak Terbendung

Sementara di sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan musim 2024 dan 2025.

Tim asuhan Reidel Toiran ini sukses melumat Surabaya Samator dengan skor telak 3-0 (25-23, 25-21, 25-21).

Ini merupakan kemenangan ketiga bagi tim milik Polri tersebut di babak Final Four. Hasil ini menempatkan Rendi Tamamilang dan tim di ambang pintu Grand Final yang akan digelar di Yogyakarta, 21-26 April mendatang.

Meski menang tiga set langsung, pelatih Reidel Toiran mengaku belum sepenuhnya puas.

"Masih banyak yang harus dibenahi. Masih ada waktu untuk melakukan evaluasi menuju Grand Final nanti," ungkap pelatih asal Kuba tersebut.

Di sisi lain, manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengakui timnya masih terkendala masalah mental saat berhadapan dengan tim bertabur bintang seperti Bhayangkara.

"Anak-anak seperti melawan seniornya, mental mereka langsung turun. Ini yang harus kami perbaiki," jelasnya.

Kini, baik JPE maupun Bhayangkara Presisi hanya membutuhkan satu kemenangan lagi pada seri pamungkas di Semarang pekan depan untuk mengunci tiket partai puncak.

Jakarta Pertamina Enduro akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Sementara Jakarta Bhayangkara Presisi dijadwalkan menjajal kekuatan Jakarta Garuda Jaya serta rival berat mereka, Jakarta LavAni Livin' Transmedia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.