Akurat
Pemprov Sumsel

Rouen Terbuka: Janice Tjen Datang Sebagai Unggulan 6 Usai Bawa Indonesia ke Playoff Piala Billie Jean King

Dian Eko Prasetio | 13 April 2026, 20:03 WIB
Rouen Terbuka: Janice Tjen Datang Sebagai Unggulan 6 Usai Bawa Indonesia ke Playoff Piala Billie Jean King
Petenis asal Indonesia, Janice Tjen.

AKURAT.CO, Bintang tenis masa depan Indonesia, Janice Tjen, siap kembali menggebrak panggung internasional. Kali ini, Janice Tjen datang sebagai unggulan keenam dalam turnamen WTA 250 Rouen Terbuka 2026 di Kindarena Sports Complex, Rouen, Prancis, pada 13 hingga 19 April mendatang.

Berdasarkan hasil undian (draw) yang telah dirilis, Janice Tjen berada di pool bawah dan akan memulai perjuangannya di babak 32 besar Rouen Terbuka dengan menghadapi petenis asal Hungaria, Anna Bondar.

Turnamen yang berlangsung di lapangan tanah liat dalam ruangan (indoor clay) ini menjadi ajang penting bagi Janice Tjen menambah poin untuk memperbaiki peringkat WTA-nya. Saat ini Janice berada di peringkat 40 dunia dengan koleksi 1.317 poin.

Namun, langkah Janice di Rouen Terbuka diprediksi tidak akan mudah. Sebagai unggulan keenam, ia dikepung oleh sejumlah pemain top Eropa dan Amerika. Jika berhasil melewati hadangan Anna Bondar di babak pertama, Janice sudah ditunggu oleh lawan-lawan tangguh.

Jika tidak mengalami kendala hingga perempat final, Janice kemungkinan besar akan menantang unggulan dua asal Rumania, Sorana Cirstea, yang juga mendapatkan draw di pool bawah.

Laga ini bakal menjadi ujian sesungguhnya bagi Janice sebelum melangkah ke partai semifinal hingga final. Berdasarkan statistik yang dikutip laman resmi WTA, statistik menunjukkan perbedaan gaya main yang cukup kontras antara Janice dan Cirstea.

Berdasarkan catatan performa terakhir, Cirstea tampil lebih dominan dalam aspek servis dan efisiensi poin. Petenis Rumania itu memegang keunggulan telak dalam urusan serangan servis dengan mengemas 120 aces, berbanding jauh dengan Janice yang mencatatkan 56 aces.

Cirstea juga terbukti lebih tenang di garis belakang dengan hanya melakukan 37 double faults, sementara Janice masih sering melakukan kesalahan sendiri dengan total 57 double faults.

Dalam situasi tertekan, Cirstea kembali menunjukkan kematangannya dengan menyelamatkan 61 persen break points, sedangkan Janice baru mencapai angka 50,9 persen.

Secara keseluruhan, Cirstea memenangkan 62,6 persen total poin servis dan berhasil mengamankan 77,4 persen dari seluruh service games yang ia mainkan. Di sisi lain, Janice Tjen mencatatkan kemenangan poin servis sebesar 57,2 persen dan memenangkan 65,1 persen service games.

Perlu dicatat bahwa statistik ini diambil dari total durasi bermain yang berbeda, di mana Cirstea telah melakoni 235 service games, sementara Janice baru menempuh 149 service games dalam periode tersebut.

Secara garis besar, meski Janice memiliki semangat juang yang tinggi, ia harus mewaspadai servis tajam dan konsistensi Cirstea yang jauh lebih stabil jika ingin melaju lebih jauh di turnamen ini.

Turnamen Rouen Terbuka 2026 yang berlangsung mulai 13 hingga 19 April ini memperebutkan total hadiah uang sebesar 246.388 Euro atau sekitar Rp4,9 miliar.

Kehadiran Janice Tjen sebagai salah satu pemain unggulan membuktikan konsistensinya di level dunia. Janice sendiri belum mendapat hasil bagus di nomor tunggal dalam kalender 2026 sejauh ini. Pencapaian terbaiknya adalah bisa mencapai babak ketiga di Dubai Championship, yang berlevel WTA 1000.

Selain tampil di Dubai, Janice juga sebelumnya turun di ASB Classic, Hobart International, Australia Terbuka, Abu Dhabi Terbuka, Qatar Terbuka, Merida Terbuka, Indian Wells, Miami Terbuka, dan juga Charleston Terbuka.

Janice bertolak ke Prancis usai membantu tim putri Indonesia mengukir pencapaian luar biasa dengan melaju ke babak playoff Piala Billie Jean King 2026, ajang yang merupakan lambang supremasi beregu tenis putri dunia.

Bersama koleganya, petenis kelahiran Jakarta itu memastikan tiket babak playoff setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan Grup I Asia/Oseania dengan status runner-up. Mereka tercatat mengoleksi empat kemenangan dan satu kekalahan.

Skuad putri Indonesia yang diperkuat oleh Janice, Priska Madelyn Nugroho, Anjali Kirana Junarto, Meydiana Laviola Reinnamah, dan Aldila Sutjiadi berada di bawah Thailand yang keluar sebagai juara grup.

Keberhasilan tim tenis putri Indonesia tak lepas dari kontribusi Janice yang menjadi penentu kelolosan saat menghadapi Thailand di laga terakhir grup. Petenis 23 tahun itu berhasil menang dua set langsung atas Anchisa Chanta.

Walaupun hasil akhir Indonesia kalah 1-2, tetapi sudah cukup untuk mengunci posisi kedua. Sementara itu, empat kemenangan Janice dan rekan-rekan didapat atas Selandia Baru, Mongolia, India, dan Korea Selatan. Walau kehilangan dua set saat bersua Thailand, hal itu tidak memengaruhi lolosnya tim putri Indonesia ke playoff.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.