Asian Beach Games: Ogah Terpeleset, Timnas Voli Pantai Evaluasi Total Demi Amankan Tiket 16 Besar

AKURAT.CO, Tim Nasional Voli Pantai Indonesia mulai mematangkan strategi untuk menghadapi fase gugur Asian Beach Games (ABG) Sanya 2026.
Meski perjalanan di babak grup masih menyisakan sejumlah pertandingan, evaluasi mendalam dan adaptasi lapangan menjadi prioritas utama guna memastikan tiket babak 16 besar tetap dalam genggaman.
Hingga hari kedua kompetisi di kawasan Tianya Hanjiao, China, Jumat (24/4), dua dari tiga pasangan andalan Merah Putih sukses menjaga tren positif dan memperlebar peluang lolos ke babak selanjutnya atau fase gugur.
Pasangan Timnas Voli Pantai Indonesia putra, Bintang Akbar/Sofyan Rachman, memastikan kemenangan kedua setelah lawan mereka, wakil Palestina, Ali Ahmed/Mahmoud Almawid, dinyatakan tidak dapat bertanding (walkover) karena alasan kesehatan.
Meski menang tanpa berkeringat, Sofyan menegaskan timnya tidak mau lengah dan tetap fokus pada performa internal.
"Kami memilih bermain stabil dulu di fase awal, tidak terlalu memaksakan. Fokus utama kami adalah adaptasi dengan kondisi pasir dan arah angin di Sanya ini," kata Sofyan.
Senada, Bintang Akbar menekankan bahwa tantangan sesungguhnya baru akan dimulai saat memasuki sistem gugur.
"Di fase gugur, kualitas lawan pasti meningkat drastis. Kami mulai mempelajari pola permainan calon lawan dan menyiapkan strategi yang lebih presisi," ucapnya.
Kegemilangan juga ditunjukkan pasangan putri Nur Atika Sari/Josephine Kaize. Menghadapi wakil Bangladesh, mereka tampil sangat dominan dan menutup laga dua set langsung dengan skor telak 21-4 dan 21-15.
Kemenangan ini membuat posisi mereka kian kokoh di papan atas grup.
Namun, hasil berbeda dialami pasangan putra Imam Ahmad Faisal/Fairuz Baihaqly. Mereka harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Muadpha/Muneekul, dalam laga sengit yang berakhir dengan skor 13-21 dan 24-26.
Meski kalah, peluang lolos ke babak 16 besar bagi Imam/Fairuz masih terbuka lebar.
"Dari pertandingan tadi, kami harus meningkatkan kualitas passing, service, dan pengaturan bola. Masih banyak kesalahan sendiri yang harus diperbaiki. Kami tetap optimis melaju ke 16 besar dan siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia," tegas Imam.
Kabar baik datang dari Fairuz Baihaqly yang sempat mengalami kendala fisik saat menghadapi Lebanon di laga sebelumnya.
Ia mengonfirmasi bahwa kondisinya telah membaik pasca mengalami kram hebat akibat kelelahan.
"Kemarin kram di kedua kaki, kemungkinan karena kelelahan. Sekarang sudah jauh membaik dan siap kembali berjuang di pertandingan berikutnya," ucap Fairuz.
Sesuai jadwal, seluruh pasangan Indonesia akan terus berjuang di sisa laga grup untuk mengamankan posisi terbaik demi menghindari lawan tangguh di bagan awal fase gugur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







