Asian Beach Games: Asian Beach Games 2026: Desak Made Rita/Kadek Adi Asih Raih Emas Sekaligus Pecahkan Rekor Dunia

AKURAT.CO, Sejarah baru tercipta di lintasan panjat tebing Asian Beach Games (ABG) Sanya 2026.
Pasangan putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih dari cabang olahraga panjat tebing di Tianya Haijiao Venue Cluster, Sanya, China, Rabu (29/4/2026).
Bukan hanya emas, pasangan asal Bali ini tampil fenomenal dengan memecahkan rekor dunia di nomor speed women’s relay dalam perjalanan mereka menuju podium tertinggi.
Tampil di nomor speed women’s relay, Desak/Asih mengawali perjuangan dari posisi keempat kualifikasi dengan catatan waktu 14,27 detik.
Namun, kejutan besar terjadi di babak semifinal saat mereka berhadapan dengan wakil tuan rumah, Zhou Yafei/Deng Lijuan.
Secara impresif, Desak/Asih melesat dengan catatan waktu 13,174 detik sekaligus menyingkirkan Tiongkok dan memecahkan rekor dunia nomor tersebut.
"Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor. Fokus kami saat itu hanya ingin tampil maksimal di setiap lintasan," kata Desak Made Rita.
Momentum positif tersebut berlanjut hingga babak final. Menghadapi pasangan Korea Selatan, Jeong Jimin/Sung Hanaerum, Desak/Asih kembali tampil solid dengan membukukan waktu 13,76 detik untuk mengunci medali emas.
"Medali ini saya persembahkan untuk Indonesia. Ini Asian Beach Games pertama saya dan langsung emas. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk target-target besar berikutnya," tambah Desak.
Bagi Kadek Adi Asih, keberhasilan ini menjadi titik balik emosional setelah sebelumnya gagal meraih hasil maksimal di nomor individu.
"Emas ini sangat berarti bagi saya pribadi. Terima kasih atas seluruh dukungan masyarakat Indonesia," ucapnya.
Kejayaan panjat tebing Indonesia semakin lengkap dengan tambahan medali perak dari sektor putra lewat pasangan Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby di nomor Men’s Relay.
Raharjati/Robby tampil konsisten sejak kualifikasi dan berhasil menembus final usai mengandaskan perlawanan Kirgistan, Tiongkok (perempat final), dan Kazakhstan (semifinal).
Di partai puncak, mereka terlibat duel sengit melawan wakil tuan rumah, Long Jianguo/Zhao Yicheng.
Meski mencatatkan waktu tajam 9,80 detik, mereka harus puas dengan posisi kedua setelah terpaut tipis hanya 0,05 detik dari Tiongkok yang membukukan 9,75 detik.
"Hasil ini menjadi motivasi besar kami. Target ke depan adalah terus berkembang hingga mampu menembus panggung Olimpiade," ujar Robby dengan penuh optimisme.
Dengan tambahan hasil ini, tim panjat tebing Indonesia resmi mengoleksi satu medali emas dan dua medali perak dari ajang ABG Sanya 2026.
Penampilan gemilang di arena panjat tebing ini sekaligus menjadi laga penutup bagi seluruh rangkaian perjuangan kontingen Tim Indonesia di multievent olahraga pantai tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







