Usai Hancurkan Ramirez, David Benavidez Langsung Todong Canelo Alvarez di Atas Ring
AKURAT.CO, David Benavidez sukses memperpanjang rekor tak terkalahkannya dengan menundukkan mantan rekan tandingnya, Gilberto "Zurdo" Ramirez, dalam duel panas yang berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (3/5) pagi WIB.
Tak butuh waktu lama bagi David Benavidez untuk merayakan kemenangan. Sesaat setelah wasit menghentikan laga di ronde keenam, petarung berjuluk "The Mexican Monster" itu langsung mengarahkan bidikannya kepada sang megabintang, Canelo Alvarez, yang kebetulan hadir menyaksikan dari bangku penonton.
David Benavidez tampil sangat dominan sejak bel pertama berbunyi. Ia berhasil menjatuhkan Ramirez sebanyak dua kali sebelum sebuah pukulan telak di akhir ronde keenam memaksa wasit memberikan kemenangan KO bagi Benavidez.
Hasil ini menjadi catatan kelam bagi Ramirez. Selain harus kehilangan gelar juara yang ia pegang sejak November 2024, ini merupakan kekalahan KO pertama dalam karier profesionalnya.
Di atas ring, Benavidez secara terbuka memanaskan suasana dengan langsung melemparkan tantangan kepada Canelo guna mewujudkan duel yang selama ini hanya menjadi wacana.
"Saya melihat Canelo di gedung ini. Izinkan saya bertanya kepada para penggemar, apakah kalian ingin melihat Canelo melawan David Benavidez?" teriak Benavidez, disambut riuh penonton, sebagaimana dikutip Sky Sports.
Meskipun Canelo selama ini terkesan enggan meladeni tantangannya, Benavidez menegaskan siap melakukan pengorbanan ekstrem, termasuk menurunkan berat badannya demi merealisasikan duel tersebut.
"Saya menghormati Canelo sebagai juara hebat, tapi saya juga juara hebat. Mari kita lakukan. Jika mereka ingin merebut gelar di kelas berat ringan, mari kita bertarung di kelas itu," tegasnya.
Bagi Benavidez, kemenangan atas Ramirez tidak hanya membuatnya membawa pulang sabuk juara kelas penjelajah versi WBA dan WBO, tetapi juga menahbiskan namanya dalam buku sejarah tinju dunia.
Keberhasilan ini menjadikan Benavidez sebagai petinju pertama dalam sejarah yang mampu memenangi gelar di tiga divisi (kelas menengah super, kelas berat ringan, dan kelas penjelajah) secara berurutan.
Kini, bola panas ada di tangan Canelo Alvarez, apakah ia akan menerima tantangan sang monster, atau terus menghindari duel yang paling dinanti publik tinju dunia ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







