Akurat Logo

Tetapkan Target Ambisius, Perbasi dan FIBA Mulai Susun Road Map Menuju Olimpiade

Dian Eko Prasetio | 7 Mei 2026, 18:44 WIB
Tetapkan Target Ambisius, Perbasi dan FIBA Mulai Susun Road Map Menuju Olimpiade
COO FIBA, Mr Patrick Mariller (tengah), bersama Sekjen DPP PERBASI, Nirmala Dewi, saat melangsungkan pertemuan di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (7/5/2026). PERBASI

AKURAT.CO, Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) bersama Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menetapkan target ambisius bagi masa depan basket Indonesia.

Salah satu sasaran utama yang kini mulai dibidik adalah menembus panggung Olimpiade.

COO FIBA, Patrick Mariller, memberikan dukungannya terhadap ambisi besar tersebut.

Meski mengakui bahwa jalan menuju Olimpiade tidaklah instan, ia melihat fondasi yang dibangun Perbasi saat ini sudah berada di jalur yang benar.

"Ambisi utamanya tentu melihat bola basket Indonesia di Olimpiade. Ada target ambisius dari Federasi (Perbasi) untuk itu," kata Patrick di GBK Arena, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

"Meskipun akan memakan waktu, kami akan mendukung penuh melalui sumber daya yang ada di FIBA Indonesia maupun kantor pusat."

Guna mencapai target elite tersebut, program Basketball for Good menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas cakupan pemain dari tingkat akar rumput.

Dengan semakin banyaknya anak-anak yang bermain basket, peluang menemukan bakat-bakat unggul untuk tim nasional akan semakin besar.

Sementara itu, Sekjen DPP PERBASI, Nirmala Dewi, menyambut positif dukungan penuh dari jajaran petinggi FIBA.

Ia menyebut pertemuan intensif yang dilakukan belakangan ini memberikan kepercayaan diri lebih bagi Indonesia.

"Kami sangat senang karena mendapat dukungan penuh dari FIBA. Dari hasil diskusi ini, kita menjadi lebih confident untuk menjalankan program-program ke depan," kata Nirmala.

Ia menambahkan bahwa program pembinaan tidak hanya soal teknis di lapangan, tetapi juga pembentukan karakter.

Melalui inisiatif yang menyasar sekolah-sekolah, Perbasi berharap basket bisa menjadi olahraga yang semakin populer dan inklusif.

"Target kita bukan cuma prestasi, tapi bagaimana basket ini dikenal luas oleh masyarakat umum yang tadinya tidak tahu basket menjadi suka. Dampak dari pembinaan ini yang nantinya akan mengantar kita ke level internasional yang lebih tinggi," tutup Nirmala.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.