Akurat Logo

Terinspirasi Persib, Satria Muda Usung Misi Kawinkan Gelar Juara IBL dan Super League di Bandung

Dian Eko Prasetio | 19 Mei 2026, 18:29 WIB
Terinspirasi Persib, Satria Muda Usung Misi Kawinkan Gelar Juara IBL dan Super League di Bandung
Pebasket Satria Muda Pertamina, Niven Glover (kanan), saat melakukan lay-up ke jaring Bogor Hornbills pada laga IBL 2026 di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). ANTARA/Arif Firmansyah

AKURAT.CO, Satria Muda (SM) Pertamina Bandung resmi menabuh genderang perang menjelang babak Play-off IBL 2026. Melalui konferensi pers yang digelar di Graha Persib, Sulanjana, Bandung, Selasa (19/5/2026), klub basket legendaris ini menegaskan kesiapannya untuk membawa pulang trofi juara ke Kota Kembang.

Langkah Satria Muda di fase gugur ini akan dimulai pada 23 Mei 2026 dengan menantang Hangtuah Jakarta di GOR Ciracas, Jakarta, sebelum mereka melakoni laga kandang empat hari kemudian di Bandung Arena, Bandung, pada 27 Mei 2026.

Ada hal menarik dalam persiapan SM kali ini. Jajaran pelatih dan manajemen mengaku sangat terinspirasi oleh atmosfer olahraga di Kota Bandung yang tengah membara.

Pernyataan ini disampaikan Sport Director Satria Muda, Youbel Sondakh, yang melihat adanya sinergi positif antara prestasi sepakbola dan basket di kota ini.

"Kami datang ke Bandung dengan niat mempersembahkan gelar. Saat ini Persib sedang berada dalam momentum positif berpeluang meraih gelar juara tiga kali berturut-turut," kata Youbel.

"Tentu Satria Muda juga ingin berjalan ke arah yang sama dan ikut menjaga semangat juara di Kota Bandung (#CityofChampions)."

Senada dengan Youbel, Head Coach Djordje Jovicic menekankan bahwa dalam play-offs mentalitas bertanding dan kedalaman roster akan menjadi kunci utama, bukan sekadar talenta individu.

"Setiap pertandingan di play-offs adalah pertarungan yang membutuhkan fokus dan mentalitas kuat. Kami mempersiapkan tim untuk menghadapi tekanan itu, bukan menghindarinya," jelas Coach Djordje.

Di atas lapangan, pilar lokal Yudha Saputera dan pemain asing Jalen Jones memastikan bahwa internal tim dalam kondisi solid. Yudha mengingatkan rekan-rekannya untuk mengembalikan lini pertahanan sebagai tembok kokoh tim.

"Defense harus kembali menjadi identitas utama tim seperti sepanjang musim reguler. Chemistry tim juga semakin berkembang dan komunikasi antar pemain sudah semakin baik," kata Yudha.

Sementara itu, Jalen Jones mengaku sudah jatuh cinta dengan atmosfer Bandung. Ia melihat skuad SM musim ini memiliki rasa lapar yang besar akan gelar juara.

"Kami punya karakter yang kuat karena sudah melewati banyak tantangan bersama musim ini," tambah Jalen.

Tidak hanya matang di sisi teknis, Satria Muda juga membuat gebrakan di sektor bisnis dan fasilitas penonton. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Playoffs IBL, Satria Muda menghadirkan inovasi program tiket inklusif yang menyasar generasi muda.

Head of Business Development SM, Theodore Wira Adi, menjelaskan bahwa program ini sengaja dirancang untuk meramaikan tribun Bandung Arena dengan energi muda.

Beberapa program yang mereka terapkan di antaranya, anak-anak berusia hingga 12 tahun bisa menonton pertandingan secara gratis. Sementara pelajar dan mahasiswa mendapatkan potongan harga tiket hingga 40 persen.

"Program ini berlaku mulai dari pertandingan kesatu playoffs hingga babak final. Kami berharap program ini dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk merasakan langsung pengalaman menonton basket profesional," pungkas Theodore.

Dengan kombinasi strategi tim yang matang, sokongan penuh publik Bandung, serta atmosfer inklusif bagi penonton muda, Satria Muda Pertamina Bandung menargetkan langkah panjang hingga babak final pada 24 Juni 2026 demi menuntaskan misi juara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.