Maroko Terbuka: Langkah Unggulan Utama Terhenti, Janice Tjen Akui Ketangguhan Camila Osorio

AKURAT.CO, Ambisi petenis putri Indonesia, Janice Tjen, untuk melangkah lebih jauh di ajang WTA 250 Maroko Terbuka 2026 terpaksa kandas.
Datang sebagai unggulan pertama, Janice Tjen harus menyudahi perjalanannya di babak 16 besar Maroko Terbuka setelah kalah dari wakil Kolombia, Camila Osorio.
Bertanding di Lapangan Club des Cheminots, Rabat, Maroko, Rabu (20/5) malam WIB, petenis peringkat 41 dunia itu terlibat duel sengit yang menguras fisik.
Sayang, Janice Tjen harus mengakui keunggulan Osorio dan menyerah dengan skor akhir 3-6, 6-3, dan 0-6.
Catatan statistik menunjukkan bahwa jalannya pertandingan berlangsung sangat ketat di bawah guyuran atmosfer tanah liat Rabat.
Sayangnya, efektivitas servis dan kesalahan sendiri menjadi pembeda pada laga kali ini.
Janice tercatat melakukan enam kali double faults, sementara Osorio sedikit lebih banyak dengan tujuh kali.
Meski persentase servis pertama Janice mencapai 68 persen , ia kesulitan mengamankan poin dari situasi servis kedua, di mana ia hanya mampu memenangi 36 persen poin, berbanding terbalik dengan Osorio yang mencapai 50 persen.
Sektor pengembalian servis sebenarnya sempat memberikan angin segar bagi Janice.
Ia berhasil menciptakan 13 kali kesempatan break point sepanjang laga. Namun, Janice tampak kurang klinis di poin-poin kritis dan hanya mampu mengonversi tiga break points.
Sebaliknya, Osorio tampil jauh lebih mematikan. Dari jumlah 13 kesempatan yang sama, mantan petenis peringkat 33 dunia itu sukses memanfaatkan enam kali break points untuk meruntuhkan pertahanan Janice.
Osorio bahkan sempat mencatatkan rentetan enam gim beruntun yang membuat Janice kehilangan momentum untuk bangkit.
Secara keseluruhan, Janice mengemas 85 poin, terpaut sebelas poin dari Osorio yang membukukan 96 poin kemenangan untuk mengunci tiket ke babak perempat final.
Kekalahan ini tentu menjadi hasil yang pahit bagi Janice yang datang sebagai unggulan pertama di turnamen ini.
Kendati demikian, performa gigih yang ditunjukkannya saat memenangi total 36 poin penerimaan servis tetap menjadi catatan positif.
Kegagalan di Maroko harus menjadi bahan evaluasi mendalam bagi Janice bersama tim pelatih, terutama dalam mematangkan ketenangan mental di lapangan tanah liat sebelum ia bertolak ke Paris untuk tampil di Grand Slam Roland Garros 2026 pekan depan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








