Play-Off NBA: New York Knicks Lumat Cavaliers 4-0, Akhiri Penantian 27 Tahun Lolos ke Final

AKURAT.CO, New York Knicks resmi mencatatkan sejarah di panggung NBA dengan mengunci tiket Final NBA untuk pertama kalinya sejak tahun 1999 silam.
Kepastian ini didapat setelah Jalen Brunson dan tim melumat tuan rumah Cleveland Cavaliers dengan skor telak 130-93 pada gim keempat Final Play-off NBA Wilayah Timur, di Rocket Arena, Cleveland, Amerika Serikat, Selasa (26/5/2026) WIB.
Kemenangan ini membuat New York Knicks menang telak dengan agregat 4-0 dalam seri best-of-seven sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntun playoff klub menjadi sebelas pertandingan.
Tiket final ini juga membawa New York Knicks selangkah lebih dekat dengan gelar juara yang terakhir kali mereka raih pada 1973.
“Setiap pemain di tim ini telah berkorban. Setiap pemain memiliki semangat kompetitif yang tinggi dan saling percaya pada proses,” jelas Pelatih Knicks, Mike Brown dikutip AFP.
Karl-Anthony Towns tampil dominan di bawah ring dengan mengemas double-double lewat 19 poin dan 14 rebound.
OG Anunoby turut menyumbang 17 poin, disusul Landry Shamet dari bangku cadangan lewat 16 poin dengan akurasi tembakan tiga angka sempurna, empat-dari-empat.
“Kami akan menikmati momen ini selama satu atau dua hari, tetapi kami memiliki tujuan yang lebih besar di sini dan kami harus mulai fokus. Berada di posisi ini dengan tim ini, rasanya sangat istimewa,” jelas Shamet.
Knicks kini mengantongi rekor impresif 12-2 di sepanjang playoff musim ini. Jika mampu menyapu bersih laga di babak final nanti, mereka akan menyamai rekor kemenangan beruntun play-off terpanjang dalam sejarah NBA (15 laga) yang dipegang oleh Golden State Warriors pada 2017.
“Kami tahu tim kami mampu melakukan ini. Yang harus kami lakukan hanyalah bekerja keras dan terus percaya satu sama lain. Itulah yang kami lakukan dan itulah mengapa kami berada di sini,” kata Karl-Anthony Towns.
Bintang utama New York Knicks, Jalen Brunson, secara resmi dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) Final NBA Wilayah Timur.
Sepanjang seri melawan Cavaliers, Brunson tampil luar biasa dengan rata-rata 25,5 poin, 7,8 assist, dan 3,3 rebound, termasuk tambahan 15 poin di laga penentu ini.
“Ini sangat berarti, tetapi saya tidak akan berada di sini tanpa rekan-rekan setim saya dan kepercayaan yang mereka berikan,” ungkap Brunson emosional.
Menariknya, Brunson baru berusia dua tahun ketika Knicks terakhir kali menembus Final NBA pada 1999, di mana sang ayah saat itu juga berstatus sebagai guard Knicks.
“Dia (Brunson) tidak membiarkan kami terlalu tinggi hati atau terlalu terpuruk. Semua orang di tim ini bersedia berkorban demi kebaikan tim. Ketika Anda melakukan itu, itulah yang membuat sebuah tim menjadi hebat,” kata Josh Hart.
Pertandingan sebenarnya berjalan ketat di awal, namun Knicks menutup kuarter pertama dengan laju poin 8-0. Memasuki kuarter kedua, anak asuh Mike Brown mengamuk lewat laju angka brutal 12-0 untuk melesat jauh 50-26.
Dua tembakan tiga angka dari Shamet serta sumbangan dari Brunson dan Miles McBride membuat Cavaliers tak berkutik. Keunggulan Knicks kian tak terbendung setelah jeda paruh kedua.
Pertahanan New York memaksa Cleveland melakukan 22 turnover fatal yang berhasil dikonversi menjadi 34 poin mudah.
Donovan Mitchell sejatinya sudah berjuang keras memimpin Cavaliers dengan torehan 31 poin, namun ia tidak mendapat dukungan yang cukup dari rekan-rekannya.
“Saya kecewa untuk kelompok ini. Anda ingin memenuhi ekspektasi yang ada. Hasil ini tentu sangat mengecewakan,” kata Pelatih Cavaliers, Kenny Atkinson.
Di babak Final NBA yang akan dimulai pada 3 Juni mendatang, New York Knicks kini tinggal menunggu pemenang Final Wilayah Barat NBA antara juara bertahan Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs yang saat ini kedudukannya masih imbang 2-2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum








