Akurat Logo

Play-Off NBA: Shai Gilgeous Alexander Cetak 32 Poin! Thunder Hancurkan Spurs untuk Skor 3-2

Dian Eko Prasetio | 27 Mei 2026, 19:29 WIB
Play-Off NBA: Shai Gilgeous Alexander Cetak 32 Poin! Thunder Hancurkan Spurs untuk Skor 3-2
Pemain Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, saat tampil menghadapi San Antonio Spurs di Paycom Center, Oklahoma, Amerika Serikat, dalam gim kelima final play-off NBA 2025-2026, Rabu (27/5/2026) WIB. X/Basket_Infos

AKURAT.CO, Oklahoma City Thunder menunjukkan mentalitas juara mereka saat berada dalam tekanan di final play-off NBA Wilayah Barat 2025-2026.

Menjamu San Antonio Spurs di Paycom Center, Oklahoma, Amerika Serikat, dalam gim kelima final play-off NBA yang krusial pada Rabu (27/5/2026) WIB, sang juara bertahan sukses memetik kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 127-114.

Kemenangan ini membuat Shai Gilgeous-Alexander dan tim kini memimpin agregat 3-2 dalam seri best-of-seven final play-off NBA.

Sekaligus membuat Oklahoma City Thunder hanya butuh satu kemenangan lagi untuk kembali menembus babak final NBA dan menantang New York Knicks yang sudah lebih dulu lolos dari wilayah timur.

Sang peraih gelar MVP NBA dua kali beruntun, Shai Gilgeous-Alexander (SGA), tampil luar biasa sebagai motor serangan utama Thunder dengan menggelontorkan 32 poin.

Menariknya, SGA sempat mengakui bahwa ia memulai laga dengan sangat buruk sebelum akhirnya mampu menemukan ritme permainan terbaiknya.

"Saya mungkin menjalani awal pertandingan basket terburuk dalam karier saya, tetapi tim ini tetap solid dan menjaga kami tetap dalam permainan," kata SGA dikutip AFP.

"Saya sudah mengatakannya sepanjang tahun—kami adalah tim dari pemain nomor satu hingga 15. Kami tidak akan melangkah sejauh ini di musim ini tanpa peran semua orang di tim, dan itu terbukti lagi malam ini. Kami melakukan penyesuaian setelah gim terakhir dan menerapkan apa yang kami pelajari."

Kolektivitas Thunder terbukti menjadi pembeda. Selain SGA, empat pemain Thunder lainnya kompak mencetak angka dua digit.

Alex Caruso tampil garang dari bangku cadangan dengan sumbangan 22 poin termasuk empat tembakan tiga angka, disusul oleh rookie Jared McCain dengan 20 poin.

Di bawah ring, Chet Holmgren mencatatkan double-double dengan 16 poin dan sebelas rebound. Sementara Isaiah Hartenstein mendominasi duel udara lewat torehan 12 poin dan 15 rebound.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada laga sebelumnya, San Antonio Spurs justru tampil antiklimaks dan penuh dengan kesalahan sendiri.

Bintang utama mereka, Victor Wembanyama, menjalani malam yang frustrasi. Center asal Prancis itu hanya mampu mengemas 20 poin dan mencatatkan akurasi tembakan yang sangat buruk, yakni hanya memasukkan empat dari 15 percobaan tembakan, serta hanya mengamankan enam rebound.

Forward Spurs, Devin Vassell, juga menularkan performa buruk. Pemain yang biasanya produktif dengan rata-rata 17 poin di empat gim awal itu kini mati kutu dan hanya mampu menyumbang enam poin setelah hanya memasukkan dua dari sebelas tembakan.

Momentum kemenangan Thunder sejatinya terkunci di kuarter kedua. Setelah sempat tertinggal delapan angka dari Spurs di awal laga, Thunder mengamuk dengan menggelontorkan 40 poin di kuarter kedua—di mana 12 poin di antaranya dicetak oleh SGA—untuk memimpin jauh.

Thunder bahkan sempat unggul hingga selisih 20 poin di kuarter ketiga. Meski Spurs sempat memangkas jarak menjadi delapan poin, ketenangan Thunder membuat mereka kembali menjauh hingga laga usai.

Kekalahan telak ini membuat pelatih San Antonio Spurs, Mitch Johnson, berang. Ia mengkritik banyaknya kesalahan yang dilakukan anak asuhnya dan secara terbuka menuntut Wembanyama untuk tampil jauh lebih agresif di gim keenam nanti.

"Rasanya seperti sedikit dari segalanya dalam artian kami tidak menempatkan diri kami dalam posisi untuk sukses di setiap penguasaan bola," sesal Johnson.

"Untuk mengalahkan tim sekaliber ini di kandang mereka dengan apa yang dipertaruhkan, Anda harus tampil jauh lebih baik untuk memberi diri Anda kesempatan."

Johnson menegaskan bahwa “Wemby” harus meningkatkan volume serangannya jika Spurs ingin memaksakan terjadinya gim ketujuh.

"Dia harus mengambil lebih dari 15 tembakan, dan dia harus mencetak lebih dari 20 poin, itu sudah pasti," tegas Johnson.

Seri Final Wilayah Barat yang panas ini akan bergeser ke markas San Antonio Spurs untuk gim keenam pada Kamis malam setempat.

Bagi Spurs, ini adalah laga hidup-mati demi menjaga asa juara. Sedangkan bagi Thunder, ini adalah kesempatan emas untuk mengunci tiket ke partai puncak NBA 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.