Prancis Terbuka: Kram Hebat Hentikan Jannik Sinner, Cerundolo Ciptakan Kejutan Terbesar
AKURAT.CO, Tenis dunia dikejutkan dengan runtuhnya petenis nomor satu dunia sekaligus favorit utama juara, Jannik Sinner, di panggung tanah liat Prancis Terbuka atau Roland Garros 2026 pada putaran kedua, Kamis (28/5/2026) malam WIB.
Ironisnya, Jannik Sinner yang sempat berada di ambang kemenangan harus merelakan tiket putaran ketiga Prancis Terbuka tahun ini jatuh ke tangan petenis Argentina, Juan Manuel Cerundolo.
Jannik Sinner menyerah dalam drama lima set 6-3, 6-2, 5-7, 1-6, dan 1-6 yang diwarnai kendala fisik pada pertandingan Prancis Terbuka kali ini.
Kekalahan petenis Italia berusia 24 tahun ini terbilang sangat menyakitkan. Sinner sejatinya tampil sangat dominan dan sudah memegang kendali penuh ketika memimpin jauh 5-1 di set ketiga.
Namun, petaka datang saat tubuhnya mulai dihantam kram hebat. Sinner mendadak kesulitan bergerak dan gagal menutup pertandingan dalam dua kesempatan match point berbeda.
Puncaknya, ia terpaksa meminta medical timeout saat tertinggal 0-40 pada gim kesepuluh di set ketiga. Setelah momen itu, pergerakan Sinner kian terbatas.
Situasi ini dimanfaatkan dengan sangat cerdik oleh Cerundolo (peringkat 56 dunia) yang langsung mengambil alih permainan dengan menyapu bersih 18 dari 20 gim terakhir untuk membalikkan keadaan.
"Jannik Sinner sebenarnya pantas memenangi pertandingan ini dan saya tidak tahu apa yang terjadi setelah itu. Saya turut sedih untuknya dan berharap dia segera pulih," kata Cerundolo dikutip laman resmi ATP.
Tumbangnya Sinner menjadi tinta emas bagi Cerundolo. Ia menjadi petenis pertama di abad ini yang mampu menyingkirkan unggulan teratas Roland Garros sebelum babak ketiga, mengulangi sejarah yang diukir Karol Kucera pada tahun 2000 silam.
Sementara bagi Sinner, hasil minor ini melayangkan mimpi besarnya untuk mengukir sejarah. Roland Garros menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi untuk melengkapi empat koleksi gelar Grand Slam-nya.
Selain itu, kekalahan ini sekaligus memutus rekor 30 kemenangan beruntun milik Sinner di musim 2026 setelah sebelumnya sukses menyapu bersih lima gelar ATP Masters 1000.
Kendala fisik akibat cuaca sejatinya sempat menimpa Sinner di Australia Terbuka awal tahun ini saat menghadapi Eliot Spizzirri. Namun kala itu, dewi fortuna masih menaunginya karena panitia menutup atap stadion sehingga ia bisa memulihkan kondisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








