Akurat Logo

Prancis Terbuka: Setelah Jannik Sinner, Giliran Novak Djokovic Angkat Koper

Dian Eko Prasetio | 30 Mei 2026, 15:55 WIB
Prancis Terbuka: Setelah Jannik Sinner, Giliran Novak Djokovic Angkat Koper
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic (krem), saat beraksi menghadapi Joao Fonseca di putaran keempat Prancis Terbuka 2026 di Paris, Prancis, Jumat (29/5/2026). X/Roland Garros

AKURAT.CO, Panggung Prancis Terbuka atau Roland Garros 2026 kembali menghadirkan kejutan. Belum reda keterkejutan publik atas tumbangnya Jannik Sinner sehari sebelumnya, kini giliran sang pemilik 24 gelar Grand Slam, Novak Djokovic, yang dipaksa mengemas koper lebih awal pada putaran ketiga.

Novak Djokovic harus merelakan tiket babak 16 besar Prancis Terbuka melayang secara dramatis ke tangan wonderkid asal Brasil, Joao Fonseca.

Bertanding di Lapangan Philippe-Chatrier, Paris, Prancis, Jumat (29/5/2026) malam setempat, petenis berusia 39 tahun itu tak berkutik di tangan Joao Fonseca lewat drama lima set yang berakhir dengan skor 6-4, 6-4, 3-6, 5-7, dan 5-7.

Kekalahan Djokovic menjadi buah bibir lantaran ia sejatinya sudah berada di atas angin setelah menyapu bersih dua set awal dengan keunggulan 6-4, 6-4. Namun, Joao Fonseca yang baru menginjak usia 19 tahun menunjukkan mentalitas baja yang luar biasa.

Melalui duel melelahkan yang memakan waktu hingga empat jam 53 menit, petenis unggulan ke-28 itu berhasil membalikkan keadaan. Momentum emas Fonseca terjadi pada set keempat.

Fonseca bahkan sempat berada di ujung tanduk saat tertinggal 3-4 dan menghadapi situasi skor 15-40 di gim servisnya sendiri.

Hanya berjarak lima poin dari kekalahan, Fonseca secara ajaib menyelamatkan dua break point krusial dengan merebut set keempat dan memaksakan laga berlanjut ke set penentuan.

"Sebenarnya saya hampir tidak percaya bisa menang. Saya hanya bermain dan menikmati momen berada di lapangan bersama idola kami. Rasanya luar biasa," kata Fonseca dikutip laman ATP.

Memasuki set kelima, faktor fisik tampaknya mulai menjadi musuh utama Djokovic. Petenis berjuluk The Joker tersebut beberapa kali tampak meringis menahan masalah fisik di sela-sela reli poin.

Kendati sempat memamerkan sisa magisnya dengan unggul cepat 3-1 di awal set penentuan, stamina Djokovic akhirnya kedodoran.

Fonseca memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat jeli, menyapu bersih enam dari delapan gim terakhir untuk mengunci kemenangan paling emosional dalam kariernya.

Tumbangnya Djokovic dan Sinner secara beruntun dalam kurun waktu 48 jam memastikan bahwa Roland Garros 2026 akan melahirkan cerita baru.

Absennya Carlos Alcaraz serta gugurnya dua raksasa unggulan teratas ini otomatis membuat peta persaingan menuju takhta juara Paris kini menjadi sangat terbuka bagi siapa saja.

Bagi Joao Fonseca, ini merupakan kemenangan manis keduanya atas petenis peringkat sepuluh besar dunia, setelah sebelumnya ia sempat mengejutkan publik dengan menumbangkan Andrey Rublev di ajang Australian Terbuka tahun lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.