Resmikan Kantor Pusat Pordasi, Menpora Erick Thohir Bidik Pengembangan Sport Tourism Berkuda

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir, resmi meresmikan Kantor Pusat Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) di kawasan Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur, Minggu (7/6/2026) sore.
Peresmian markas baru ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Pordasi, yang dirangkaikan dengan peluncuran berbagai fasilitas digital dan program pengembangan olahraga berkuda nasional.
Menpora Erick menegaskan, esensi dari peresmian kantor baru sebuah induk organisasi olahraga bukan terletak pada kemegahan fisiknya, melainkan pada cetak biru transformasi program yang akan dijalankan nantinya.
"Saya tidak melihat gedungnya, yang penting bagaimana organisasi ini berjalan baik. Bukan hanya gedungnya, tetapi bagaimana program organisasi itu hadir memberikan solusi," kata Erick Thohir usai meninjau kantor bersama Dewan Penasihat PP Pordasi, Hashim Djojohadikusumo.
Selain itu, Erick juga memberikan apresiasi tinggi atas langkah taktis Pordasi di bawah kepemimpinan Aryo Djojohadikusumo yang langsung meluncurkan situs resmi berorientasi pelayanan publik. Melalui sistem ini, Pordasi akan melakukan sertifikasi menyeluruh terhadap stable hingga para rider.
"Ada sistem pemberdayaan untuk meningkatkan standar mutu ahli-ahli kuda dan kerja sama dengan banyak pihak. Ini yang kita harapkan dari sebuah organisasi modern," imbuh Erick.
Langkah maju ini dinilai krusial mengingat olahraga berkuda kini telah masuk dalam daftar 21 cabang olahraga (cabor) prioritas nasional sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menatap kalender kejuaraan internasional yang kian padat, mulai dari Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade, Menpora mengajak Pordasi dan seluruh pemangku kepentingan untuk duduk bersama menyusun roadmap prestasi yang transparan.
Apalagi, berkuda terbukti menjadi cabor potensial setelah sukses menyumbang dua medali emas pada gelaran SEA Games 2025 lalu. Tidak hanya berorientasi pada medali, Erick juga melihat peluang besar cabor ini untuk memutar roda ekonomi lewat industri pariwisata.
"Olahraga berkuda ini sangat potensial dikembangkan menjadi sport tourism di beberapa wilayah. Kami di Kemenpora pasti mendukung di garda terdepan untuk memastikan pondasi ini berjalan baik demi kebangkitan olahraga nasional di bawah kepemimpinan Bapak Presiden," Erick menuntaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Kalender Jawa 8 Juni 2026: Watak Weton Senin Legi, Sosok yang Ramah dan Disukai Banyak Orang
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Resmi Menjabat Kepala BGN, Nanik Gencarkan Efisiensi hingga Refocusing Program MBG
- 10Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Tahan Anak Buah Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur








