Final NBA: Bangkit dari Tertinggal 29 Poin, New York Knicks Bungkam Spurs dalam Comeback Dramatis
AKURAT.CO, Sempat tertinggal jauh hingga selisih 29 poin, New York Knicks secara luar biasa melakukan comeback paling gila dalam sejarah Final NBA untuk menundukkan San Antonio Spurs.
New York Knicks mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor dramatis 107-106 pada gim keempat Final NBA 2025-2026 di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, Kamis (11/6/2026) WIB.
Kemenangan ini tidak hanya membuat publik New York bergemuruh, tetapi juga menempatkan Knicks unggul 3-1 dalam seri best-of-seven Final NBA musim ini.
Kini, Jalen Brunson dan tim hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengakhiri dahaga gelar juara NBA yang telah berlangsung selama 53 tahun sejak terakhir kali mereka raih pada 1973 silam.
Laga hidup-mati ini ditentukan lewat drama di sisa 1,2 detik pertandingan. Berawal dari tembakan tiga angka Jalen Brunson yang membentur ring, OG Anunoby dengan cerdik merangsek ke area terlarang dan melakukan tip-in lembut yang memastikan kemenangan Knicks.
"Saya melakukan inbound kepada Jalen. Dia mendapat peluang yang cukup bagus dan saya langsung menyerbu ke area bawah ring," kata Anunoby dikutip AFP.
"Bola melewati kepala saya sehingga saya tidak bisa melakukan dunk, jadi saya mencoba memasukkan bola dengan tip-in secara lembut dan syukurlah itu masuk."
Brunson keluar sebagai top skor Knicks dengan gelontoran 36 poin, disusul oleh Anunoby yang tampil spartan dengan sumbangan 33 poin. Sementara itu, kekalahan ini menjadi pil yang sangat pahit dan sulit dicerna oleh San Antonio Spurs.
Bagaimana tidak? pasukan Mitch Johnson tersebut tampil sangat dominan dan agresif di paruh pertama.
Spurs bahkan mencetak rekor Final NBA dengan melesakkan 14 tembakan tiga angka hanya di babak pertama, hingga menutup paruh laga dengan keunggulan mencolok 76-49.
Keunggulan 27 poin saat jeda tersebut menjadi yang terbesar yang pernah dibukukan oleh tim tamu dalam sejarah Final NBA.
Namun, petaka datang di babak kedua ketika Spurs mendadak loyo dan hanya mampu mencetak total 30 poin di sepanjang dua kuarter terakhir.
Bintang muda Spurs, Victor Wembanyama, yang mencatatkan double-double dengan 24 poin dan 13 rebound, mengaku bingung dengan keruntuhan mental timnya.
"Saya tidak bisa benar-benar menjelaskannya sekarang. Saya tidak tahu. Saya pikir itu soal eksekusi, mungkin kami terlalu serakah. Jelas kami bukan tim yang paling lapar pada babak kedua," sesal Victor Wembanyama.
Jalannya laga babak pertama sempat berjalan panas dan keras. Center Knicks, Karl-Anthony Towns (KAT), terkena dua pelanggaran cepat, sementara pemain cadangan Mitchell Robinson diganjar flagrant foul setelah sikunya mengenai leher Wembanyama.
Namun, roda berputar di kuarter ketiga. Wembanyama justru berbalik menerima flagrant foul setelah sikunya mengenai wajah Towns.
Situasi ini langsung mengubah ritme permainan secara instan. Knicks memanfaatkan momentum tersebut dengan merangkai laju 13 poin tanpa balas.
Ketangguhan lini pertahanan Knicks memaksa Spurs hanya memasukkan empat dari 20 tembakan di kuarter ketiga serta melakukan lima turnover fatal.
Meski masih tertinggal 90-75 memasuki kuarter pamungkas, Knicks terus mengikis jarak.
Tembakan floating shot dari Brunson akhirnya membawa Knicks berbalik unggul untuk pertama kalinya di posisi 105-104 saat laga menyisakan satu menit 22 detik sebelum akhirnya Anunoby mengunci kemenangan ini.
Usai laga, Karl-Anthony Towns juga sempat memberikan kredit khusus bagi para pendukung setia Knicks yang tidak beranjak dari tribun meski timnya dibantai di babak pertama.
"Itu pertandingan yang buruk, buruk sekali di babak pertama. Kami tidak menunjukkan kualitas kami. Tetapi para penggemar tetap bersama kami dan terus memberikan energi," jelas Towns.
Sementara itu, pelatih New York Knicks, Mike Brown, memuji daya juang luar biasa anak asuhnya yang menolak menyerah pada keadaan tersebut dan mencoba bangkit meraih kemenangan.
"Anda berbicara tentang upaya total tim ketika kami menghadapi kesulitan yang luar biasa. Para pemain kami menunjukkan karakter dan daya juang mereka. Mereka membuktikan cukup solid untuk menghadapi momen sebesar ini," kata Brown bangga.
Seri Final NBA 2026 kini akan bergeser kembali ke markas Spurs untuk gim kelima pada Sabtu (13/6) besok lusa waktu setempat atau Minggu (14/6) WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








