Kejurnas MMA 2026 Berakhir, PB Pertacami Soroti Munculnya Generasi Baru Petarung Indonesia

AKURAT.CO, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mixed Martial Arts (MMA) 2026 resmi berakhir di JSI Resort Megamendung, Bogor, Sabtu (20/6/2026).
Ajang yang berlangsung selama dua hari tersebut tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi momentum penting dalam proses regenerasi atlet MMA Indonesia.
Kompetisi yang digelar oleh Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) itu diikuti 128 atlet yang berasal dari 51 klub dan mewakili 12 provinsi di seluruh Indonesia. Para peserta bersaing pada berbagai kelompok usia mulai dari U-14, U-16, U-18 hingga kategori senior.
Tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga tarung campuran di Tanah Air. Tidak hanya jumlah atlet yang meningkat, kualitas persaingan yang tersaji sepanjang kejuaraan juga dinilai semakin kompetitif.
Kejurnas MMA 2026 menjadi salah satu agenda strategis PB Pertacami dalam memperkuat sistem pembinaan atlet nasional.
Selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini juga difungsikan sebagai ajang pencarian bakat untuk menjaring petarung potensial yang dipersiapkan menuju berbagai kejuaraan internasional.
Atlet-atlet terbaik hasil pemantauan Kejurnas berpeluang memperkuat Indonesia dalam sejumlah agenda penting seperti GAMMA World Championships, Asian Championships, Asian Games, hingga Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2026 di Riyadh, Arab Saudi.
Ketua Umum PB Pertacami sekaligus Presiden GAMMA Indonesia, Tommy Paulus Hermawan, menilai penyelenggaraan Kejurnas kali ini menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi pembinaan maupun pemerataan prestasi antarklub.
Menurutnya, indikator keberhasilan tersebut terlihat dari banyaknya klub yang mampu mengirimkan atlet mereka naik podium. Dari total 51 klub peserta, sebanyak 33 klub berhasil membawa pulang medali.
"Yang kami lihat bukan hanya soal siapa yang menjadi juara umum. Lebih dari itu, banyak atlet muda yang menunjukkan potensi besar untuk berkembang dan menjadi tulang punggung Indonesia pada masa mendatang," ujar Tommy di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026).
Ia menegaskan bahwa Kejurnas bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan bagian dari proses pembentukan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
"Hari ini kita memang merayakan para juara, tetapi yang lebih penting adalah lahirnya generasi baru atlet MMA Indonesia. Kejurnas merupakan gerbang menuju pembinaan yang lebih tinggi dan kesempatan tampil di level internasional," katanya.
Dalam perolehan medali, Han Academy tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi total sebelas medali yang terdiri atas empat emas, empat perak, dan tiga perunggu.
Dominasi mereka tidak lepas dari penampilan impresif atlet-atlet muda yang berhasil menembus podium tertinggi.
Dua medali emas Han Academy lahir dari sektor junior melalui Gavin Candra yang menjadi terbaik di kelas U-18 putra 52,2 kilogram serta Arya Kusuma Dewa pada kelas U-18 putra 63,5 kilogram.
Posisi berikutnya ditempati Tim Gunawan Jawa Tengah yang mengumpulkan delapan medali dengan rincian dua emas, satu perak, dan lima perunggu.
Sementara itu, Eagle Camp Tangerang Selatan berada di urutan ketiga berkat raihan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.
Dua medali emas Tim Gunawan Jawa Tengah masing-masing dipersembahkan Mohammad Alif Khairullah di kelas U-16 putra 49,9 kilogram dan Azzam Asyarif yang menjadi juara pada kelas U-14 putra 49,9 kilogram.
Keberhasilan puluhan klub meraih medali menunjukkan bahwa pembinaan MMA tidak lagi terpusat pada segelintir daerah atau perguruan tertentu. Sebaliknya, potensi atlet muda mulai tumbuh merata di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui hasil Kejurnas MMA 2026, PB Pertacami berharap proses regenerasi atlet dapat berjalan lebih cepat sehingga Indonesia memiliki stok petarung berkualitas yang siap bersaing di tingkat Asia maupun dunia dalam beberapa tahun mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








