Akurat Logo

Timnas Wushu Indonesia Finis 4 Besar di Taolu World Cup 2026, Satu Emas dari Seraf Naro

Dian Eko Prasetio | 10 Juli 2026, 18:00 WIB
Timnas Wushu Indonesia Finis 4 Besar di Taolu World Cup 2026, Satu Emas dari Seraf Naro
Atlet wushu andalan Indonesia, Terrence Tjahyadi, saat tampil di ajang 4th Taolu World Cup 2026 yang berlangsung di Haiko, China, pada 4-9 Juli 2026. PB WI

AKURAT.CO, Tim Nasional Wushu Indonesia berhasil membawa pulang total enam medali dari ajang bergengsi 4th Taolu World Cup 2026 yang berlangsung di Haiko, China, pada 4-9 Juli 2026.

Dalam kejuaraan dunia tersebut, Indonesia kokoh di peringkat keempat klasemen akhir dengan raihan satu medali emas, empat perak, dan satu perunggu.

Sementara itu, predikat juara umum disabet oleh tuan rumah China dengan koleksi delapan medali emas.

Posisi runner-up ditempati oleh Hong Kong (lima emas, dua perak, dua perunggu), disusul Malaysia di peringkat ketiga (tiga emas, satu perak, satu perunggu).

Satu-satunya medali emas penentu posisi Indonesia dipersembahkan oleh atlet wushu senior andalan, Seraf Naro Siregar, yang tampil memukau di nomor Dao Shu putra.

Selain emas dari Seraf Naro, Indonesia juga tampil impresif dengan mengamankan empat medali perak.

Medali tersebut masing-masing disumbangkan oleh Eugenia Diva Widodo (Dao Shu putri), Ahmad Ghifari Fuaiz (Qiang Shu putra), Terrence Tjahyadi (Nan Gun putra), dan Dullian Putra (Nomor beregu/Duilian: Seraf Naro Siregar, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Ahmad Ghifari Fuaiz).

https://www.akurat.co/arena/845326/jaga-tradisi-prestasi-wushu-indonesia-segel-peringkat-3-dunia-junior-di-tianjin

Tak hanya perak, Ahmad Ghifari Fuaiz juga sukses menggenapkan torehan Timnas dengan membawa pulang satu medali perunggu di nomor Jian Shu putra.

Apresiasi tinggi langsung datang dari jajaran pengurus pusat. Sekjen PB WI, Ngatino, menyatakan kebanggaannya atas perjuangan keras para atlet di atas matras.

"PB WI sangat mengapresiasi keberhasilan Timnas Wushu Indonesia yang sukses mempersembahkan satu medali emas, empat perak, dan satu perunggu di 4th Taolu World Cup 2026," kata Ngatino saat dihubungi, Kamis (9/7/2026).

Pelatih Timnas Taolu Indonesia, Susyana Tjan, menambahkan bahwa hasil ini terbilang maksimal mengingat lawan yang dihadapi adalah para jawara dunia.

"Perlu dicatat, mereka yang tampil di World Cup 2026 ini adalah atlet yang masuk dalam peringkat delapan besar pada World Cup Brasil 2025 lalu. Jadi persaingannya sangat ketat," jelas Susyana.

Lebih lanjut, Ngatino menjelaskan bahwa kejuaraan di China ini menjadi bagian dari program uji coba strategis sebelum skuad wushu bertolak ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

"Hasil World Cup 2026 akan langsung dijadikan bahan evaluasi untuk melihat peta kekuatan lawan. Kami berharap atlet wushu Indonesia bisa terus menjaga tradisi medali emas di Asian Games Nagoya nanti," tegasnya.

Di luar pencapaian Timnas, angin segar juga berembus bagi pembinaan usia muda. Ngatino memberikan apresiasi penuh kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang siap menggelar Campus League 2026 untuk cabang olahraga wushu dan kick boxing.

Turnamen antarmahasiswa ini rencananya bakal digulirkan di Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, Banten, pada 6-12 Desember 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.