Akurat Logo

Washington Terbuka: Sejarah! Alex Eala Jadi Petenis Filipina Pertama Rengkuh Trofi WTA

Dian Eko Prasetio | 4 Agustus 2026, 13:07 WIB
Washington Terbuka: Sejarah! Alex Eala Jadi Petenis Filipina Pertama Rengkuh Trofi WTA
Petenis asal Filipina, Alexandra Eala, bersama trofi juara Washington Terbuka usai final melawan Jessica Pegula di Washington DC, Amerika Serikat, Minggu (2/8/2026). X/Mubadala DC Open

AKURAT.CO, Petenis muda sensasional asal Filipina, Alexandra Eala, sukses mencatatkan sejarah dengan merengkuh gelar juara turnamen WTA 500 Mubadala DC Terbuka (Washington Terbuka) 2026.

Keberhasilan ini resmi menobatkan Alexandra Eala sebagai petenis pertama dalam sejarah Filipina yang sukses merengkuh gelar juara di ajang WTA Tour.

Sekaligus sebuah lompatan prestasi monumental bagi atlet berusia 20 tahun tersebut di kancah tenis profesional internasional.

Alexandra Eala menang lewat perjuangan spartan usai menumbangkan unggulan teratas sekaligus jagoan tuan rumah, Jessica Pegula

Eala menang dalam laga final dramatis Washington Terbuka yang sempat tertunda akibat cuaca ekstrem dengan skor 4-6, 6-4, dan 6-0, di William HG FitzGerald Tennis Center, Washington, Amerika Serikat, Senin (3/8/2026) setempat.

Drama Hujan dan Skenario Comeback Alex Eala Sempurna Sapu Bersih 9 Gim

Partai puncak Mubadala DC Open 2026 sempat diwarnai drama cuaca. Duel terpaksa ditunda oleh pihak penyelenggara pada Minggu malam akibat hujan deras yang mengguyur lapangan dengan kondisi Pegula tengah memimpin set pertama 6-4 dan unggul tipis 2-1 di set kedua.

Ketika pertandingan dilanjutkan keesokan harinya, Eala mengaku sempat mengalami situasi yang menguji mental.

Ia bahkan bergurau dengan mengatakan harus melakukan pemanasan hingga berulang kali demi menjaga fokus di tengah ketidakpastian cuaca.

https://www.akurat.co/arena/878771/washington-terbuka-kandaskan-naomi-osaka-alex-eala-lolos-ke-final-terbesar-dalam-kariernya

Meski sempat tertinggal 4-6 dan 3-4, Eala menunjukkan mentalitas baja. Petenis kidal itu mendadak dominan dengan merebut kendali permainan dan menyapu bersih sembilan gim terakhir secara beruntun untuk menutup laga dengan skor akhir 4-6, 6-4, dan 6-0.

Set ketiga bahkan menjadi panggung pembantaian mutlak bagi Eala, di mana ia hanya kehilangan delapan poin saja dari sang unggulan pertama.

"Saya pikir ini adalah penundaan karena hujan dengan taruhan tertinggi sepanjang karier saya sejauh ini," kata Eala dikutip WTA.

"Saya hanya mencoba meluangkan waktu dan mengambil pelajaran dari paruh pertama pertandingan untuk diterapkan di sesi kedua, dan hasilnya terbukti sangat bagus."

Jalur Neraka dan Lonjakan Ranking Menuju Jajaran Top 20 Dunia

Keberhasilan Eala mengangkat trofi juara di Washington Terbuka sama sekali bukan diraih dengan jalur mudah.

Sepanjang turnamen berlabel WTA 500 ini, ia harus merangkak menaklukkan jalan terjal dengan menumbangkan deretan petenis elite dunia.

Eala bahkan sukses memulangkan tiga petenis unggulan, yakni Elina Svitolina (unggulan kedua), Naomi Osaka (unggulan ketiga), serta sang juara bertahan Leylah Fernandez (unggulan ketujuh).

Ia juga sukses mendepak peraih medali emas Olimpiade 2024, Zheng Qinwen, dalam perjalanannya menuju partai puncak.

Berkat kemenangan atas Svitolina dan Pegula di pekan ini, Eala kini menyamai catatan Elena Rybakina dan Elina Svitolina dengan torehan tujuh kemenangan atas petenis peringkat sepuluh besar dunia sepanjang musim 2026.

Pencapaian luar biasa ini dipastikan bakal mendongkrak peringkat Eala dalam rilis PIF WTA Rankings terbaru.

Ia diproyeksikan menembus jajaran 20 besar dunia (Top 20) untuk pertama kali dalam karier profesionalnya.

"Pada awal pekan, tidak mungkin saya berpikir akan mengangkat trofi ini... Datang ke turnamen, saya tahu persaingannya super ketat dan undian saya sangat berat. Setiap pertandingan menyuguhkan rintangan berbeda, jadi saya sangat bangga bisa melewatinya," kata Eala.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.